Kamis, 18 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Akan Ada Timbungan Ikan 50 Meter Saat Festival Yeh Gangga

19 Juni 2019, 17: 46: 11 WIB | editor : I Putu Suyatra

Akan Ada Timbungan Ikan 50 Meter Saat Festival Yeh Gangga

JELANG FESTIVAL : Press rilis Festival Yeh Gangga Rabu (19/6). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Festival Pariwisata Yeh Gangga akan diselenggarakan di Kawasan Daya Tarik Wisata Pantai Yeh Gangga, Sabtu (22/6) sampai Minggu (23/6). Festival tersebut mengambil tema “Segara Dharmaning Kahuripan” yang artinya Laut Sumber Kehidupan. Uniknya dalam festival tersebut akan dikenalkan menu kreatif yaitu Timbungan Ikan sepanjang kurang lebih 50 meter.

Festival Pariwisata Yeh Gangga diharapkan dapat menjadi sarana promosi pariwisata Tabanan karena turut memadukan antara potensi alam, budaya, dan maritim. Disamping itu, festival tersebut juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian dan pariwisata. 

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menjelaskan nafas Festival Pariwisata Yeh Gangga selain mengangkat potensi alamnya, juga mengaktualisasikan potensi maritim Yeh Gangga yang selama ini sudah dikenal sebagai salah satu pusatnya produk perikanan laut. “Siapa yang tidak kenal Pindang Yeh Gangga, dan memiliki lobster pasir yang berlimpah," ungkapnya Bupati Eka, Rabu (19/6).

Ditambahkannya, dalam Festival Pariwisata Yeh Gangga ini masyarakat Yeh Gangga akan mengenalkan kuliner laut mereka seperti pesan pindang, aneka menu lobster, sop ikan dan sebagainya. “Kita tidak boleh kalah dengan Badung yang memiliki Jimbaran, Tabanan punya Yeh Gangga. Kedepan kita akan tata areal ini sebagai sentral Kuliner Laut," lanjutnya.

Ditambahkan oleh Asisten II Setda Tabanan AA Gede Dalem Trisna Ngurah, jika dalam hal kuliner Festival Yeh Gangga mendapat dukungan dari ICA (Indonesian Cheff Association) dengan mengenalkan menu kreatif yaitu Timbungan Ikan. Demo memasak timbungan ini dikemas cukup atraktif sepanjang kurang lebih 50 meter yang melibatkan 30 chef dan 100 siswa. "Ini yang akan kita buat sebagai branding baru," ujarnya.

Dan sebagai tuan rumah, masyarakat Yeh Gangga terlibat penuh dalan festival tersebut. Hal itu dapat dilihat sejak persiapan festival sehingga masyarakat telah menyiapkan diri untuk meramaikan festival ini, diantaranya 505 ibu – ibu Yeh Gangga akan menarikan Tari Rejang Renteng. 

Tarian wali ini langsung mendapatkan pembinaan dari Provinsi Bali agar tari tersebut sesuai dengan pakem, yang langsung dibina oleh pencipta Tari Rejang Renteng yaitu Ida Ayu Made Diastini. “Mereka yang pentas memang bukan penari tapi mereka meruoakan pedagang, petani, dan buruh tetapi sangat bergembira bisa menjadi bagian dari event ini. Ini terlihat bagaimana ratusan ibu-ibu itu dengan seksama dan gembira mengikuti setiap arahan instruktur," sambungnya.

Sedangkan dalam konteks promosi, Pemkab Tabanan sengaja memberikan kesempatan penuh kepada krama Desa Pekraman Yeh Gangga untuk mengelola kegiatan. Hal ini diharapkan masyarakat dapat berperan secara optimal dan tidak hanya menjadi penonton. “ Apabila masyarakat setempat sudah berperan secara optimal, mereka akan mendapatkan manfaat dari kegiatan kepariwisataan ini. Dengan demikian mereka akan selalu menjaga keberadaan obyek, karena sudah merasa memiliki dan mendapatkan keuntungan," pungkasnya.

Sementara itu Bendesa Adat Yeh Gangga, I Ketut Dolia selaku Ketua Panitia, menjelaskan bahwa warga Yeh Gangga mendukung penuh pegelaran Festival ini. “Kami berterimakasih sudah dibantu dalam mempromosikan Pantai Yeh Gangga," ujarnya sembari mengatakan agenda festival akan diisi lomba menggambar, lomba menghias jukung, lomba foto dan pentas seni.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia