Minggu, 08 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bupati Giri Prasta Serahkan 565 Bantuan Rumah Layak Huni

19 Juni 2019, 19: 06: 56 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bupati Giri Prasta Serahkan 565 Bantuan Rumah Layak Huni

BRLH: Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana BRLH kepada 565 masyarakat Badung di Wantilan Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Rabu (19/6). (HUMAS SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA-Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana Bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) kepada 565 masyarakat Badung. Acara penyerahan BRLH berlangsung di Wantilan Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Rabu (19/6). Masyarakat penerima masing-masing mendapat bantuan sebesar Rp 55 juta, dengan total nilai mencapai Rp 31,57 miliar. Dana BRLH telah ditransfer ke rekening penerima melalui Bank BPD Bali dan tidak dikenakan pajak.

Bupati Giri Prasta mengatakan, kegiatan ini merupakan pelaksanaan Pola Pembagunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung poin pertama, yaitu sandang, pangan dan papan. Di dalamnya terdapat program bedah rumah, rehab berat, dan ringan. “Yang mendapat dana BRLH ialah masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkapnya.

Dari BRLH, kata Bupati asal Pelaga, Petang ini, akan berlanjut ke bantuan bedah warung dan bedah WC. "Untuk program bantuan bedah rumah berjumlah 3 ribu bagi masyarakat kategori KK miskin sesuai data Dinas Sosial telah kami tuntaskan di tahun 2018. Dan sekarang berlanjut dengan program bantuan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, " terangnya.

Lebih lanjut, terkait pembangunan rumah diminta agar dibangun secara gotong-royong dan bentuknya juga seragam, dilengkapi dua kamar tidur, satu ruang tamu, kamar mandi dan dapur. "Bantuan ini agar dimanfaatkan dengan baik. Ke depan juga akan diberi bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk meningkatkan usaha dan ekonomi masyarakat," tegas mantan Ketua DPRD Badung dua periode ini. 

Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Badung, AA Bayu Kumara mengatakan, dalam mewujudkan salah satu misi Bupati Badung, yaitu meningkatkan daya saing daerah melalui peningkatan SDM dan infrastruktur daerah, maka dalam rencana kerja pemerintah daerah direncanakan BRLH setiap tahun. “Program ini sejalan dengan agenda menuntaskan masyarakat miskin, memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah,” paparnya.

Program ini, lanjutnya, mulai digulirkan sejak 2016. Jumlah pemohon bantuan, kata dia sejumlah 6.846 KK atau 4,80 persen dari jumlah KK di Badung. Setelah verifikasi, yang layak mendapat bantuan adalah 2.180 KK atau 31,84 persen dari seluruh pemohon. Yang sudah mendapat bantuan sejumlah 775 KK dengan jumlah dana Rp 42,185 miliar. Tahun ini dibantu 565 KK dengan nilai Rp 31,75 miliar. “Jadi BRLH hingga tahun 2019 sebanyak 1.332 KK atau 0,94 persen dari jumlah KK di Badung dengan jumlah anggaran Rp 73,260 miliar. Rinciannnya Rp 55 juta per rumah,” ujarnya. 

Adapun kriteria calon penerima BRLH, yaitu KK Badung, memiliki atau menguasai tanah dengan legalitas dan tidak dalam sengketa, belum memiliki rumah atau memiliki atau menempati rumah satu satunya dengan kondisi tidak layak huni, belum pernah memperolah bantuan rumah dari pemerintah, serta berpenghasilan paling banyak senilai upah minimun daerah. 

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia