Rabu, 24 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Tak Kunjung Terealisasi, PHRI Pertanyakan Penataan Pantai Candidasa

19 Juni 2019, 23: 09: 36 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tak Kunjung Terealisasi, PHRI Pertanyakan Penataan Pantai Candidasa

PENATAAN: Sudah sepuluh tahun rencana penataan Pantai Candidasa, Karangasem, tetapi tidak kunjung terealisasi. (I MADE MARTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, AMLAPURA-  Rencana pemerintah pusat melakukan penataan Pantai Candidasa, Karangasem untuk mengembalikan menjadi pantai pasir putih, tak kunjung terealisasi. Hal itu pun dipertanyakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Karangasem, I Wayan Kariasa. Karena menurutnya, rencana itu sudah sejak sekitar 10 tahun lalu. “Kami masih berusaha mencari informasi, kenapa rencana tersebut belum terealisasi,” kata Kariasa ditemui Rabu (19/6).

Ia menegaskan, kabar baik bagi industri pariwisata itu bukan sebatas rencana. Untuk menata pantai, pemerintah pusat bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Saat awal perencanaan, PHRI beberapa kali dilibatkan rapat dengan Balai Wilayah Sungai Bali Penida yang akan menangani penataan tersebut.

“Saya tahu akan ada penataan karena beberapa kali diajak rapat. Sudah research (penelitian). Tapi kok tidak ada kejelasan. Kami sempat tanyakan ke Dinas Pekerjaan Umum Kabupateh Karangasem. Katanya masih dikoordinasikan,” ujar pria asal Desa Talibeng, Kecamatan Sidemen, Karangasem itu.

Direktur Ashyana Candidasa Beach Resort itu menegaskan, pelaku pariwisata di Karangasem juga mempertanyakan itu. Terlebih para pelaku di Candidasa menunggu penataan pantai itu, karena akan mempercantik kawasan.

Informasi yang didapatkannya, penataan yang dimaksud adalah mengembalikan pasir putih yang telah terkena abrasi. Abrasi mengakibatkan pantai semakin sempit dan pasir putih tertutup kerikil. Panjang pantai yang akan ditata mencapai 5,5 kilometer dari Pantai Canidasa hingga ke Pantai Buitan.

 “Kalau itu sampai terelalisasi, wah bagus sekali,” ungkapnya. Ia yakin penataan tersebut akan menambah daya tarik wisata Candidasa sebagai salah satu objek andalan Karangasem. “Pariwisata harus terus berbenah. Jangan monoton yang bikin wisatawan jenuh,” tandas Kariasa.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Karangasem I Ketut Sedana Merta mengakui ada rencana pemerintah pusat melakukan penataan pantai di objek wisata tersebut. Namun pihaknya tidak tahu teknis penataan yang dimaksud. “Kami sudah koordinasi dengan balai yang menangani,” ujar Sedana Merta.

Yang pasti, pemerintah daerah sangat mendorong percepatan penataan, selain mengantisipasi meluasanya abrasi. Penataan juga mampu menjadi daya tarik wisata.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia