Rabu, 24 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kos-Kosan di Gianyar Jadi Guest House, Pemilik Dipanggil Satpol PP

20 Juni 2019, 17: 15: 43 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kos-Kosan di Gianyar Jadi Guest House, Pemilik Dipanggil Satpol PP

SIDAK : Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Perum Permata Abianbase, Jalan Mulawarman, Gianyar, Kamis (20/6). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Salah satu kos-kosan yang terdapat di Perum Permata Abianbase, Jalan Mulawarman, Gianyar didatangi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Inspeksi mendadak (Sidak) tersebut dilakukan Kamis (20/6) berawal dari informasi masyarakat bahwa ada salah satu kos-kosan dijadikan guest house (penginapan). Lantaran menyalahi Peraturan Darah yang berlaku, pemilik dipanggil petugas Satpol PP.

Kepala Satuan Pol PP Kabupaten Gianyar, I Made Watha didamping oleh Sekretaris Dinas,Ketut Adi Sandiana menjelaskan sidak tersebut dilakukan berdasarkan laporan masyarakat. “Laporan itu kami tindaklanjuti, saat ditemui ke lokasi pemilikinya tidak bisa menunjukkan izin usaha 10 kamar kos-kosan yang ada. Namun plangnya berisi guest house, kalau ada izin seharusnya sekalian saja cari izin penginapan biar lebih aman,” ungkapnya saat ditemui oleh Bali Express (Jawa Pos Group).

Diungkapkan juga, lokasi guest house yang berkedok kos-kosan itu ada di sebuah perumahan. Sehingga salah satu warga melaporkan hal  tersebut ke Pol PP. Mengingat jumlah kamar yang terdiri atas 10 kamar dari bangunan lantai dua tersebut seharusnya sudah kena pajak, maka dimintalah pemiliknya menunjukkan izin usaha. Namun pemiliknya tidak bisa menunjukkannya dan akan dipanggil ke Kantor Satpol PP untuk diselesaikan permasalahan itu secara tuntas.

“Pemiliknya asal Jakarta yang pria, sedangkan yang perempuan asli Tabanan. Itu arealnya perumahan dengan dua lantai, di atas lima kamar dan di bawah lima kamar. Kami akan koordinasikan juga dengan Dinas Perizinan, kalau guest house pasang saja sekalian untuk pondok wisata dan izinnya agar dilengkapi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Pol PP, Adi Sandiana menambahkan pihaknya akan melakukan rapat bersama dinas terkait. Khususnya yang menangani  kasus serupa mulai dari kepala lingkungan, Perbekel, Camat, perizinan, pariwisata dan dinas terkait lainnya. Mengingat kasus seperti itu kerap ditemukan di Gianyar.

“Selain rapat, ketika sidak juga akan kami libatkan mereka. Karena ini semua termasuk dari tahapan yang dilalui pada dinas – dinas tersebut. Agar tidak Pol PP hanya menjadi ladang permasalahan saja. Sedikit-sedikit diserahkan ke Pol PP, jadi kita mencari bagaiaman solusi untuk mengatasi itu semua dengan bekerjasama antara OPD yang ada hubungan dengan kasus tersebut,” imbuhnya.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia