Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Tingkatkan SDM, 15 Warga Badung Magang ke Jepang

20 Juni 2019, 18: 47: 29 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tingkatkan SDM,  15 Warga Badung Magang ke Jepang

MAGANG: Sebanyak 15 warga Badung diberangkatkan ke Negeri Sakura, Jepang mengikuti program magang. Program ini merupakan salah watu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Badung di bawah pimpinan Bupati Giri Prasta, guna meningkatkan sumber daya manusia. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA – Sebanyak 15 orang warga Badung telah lolos seleksi program magang ke Negeri Sakura yang diselenggarakan pemerintah setempat. Bahkan lima orang di antaranya telah diberangkatkan bulan ini. Sedangkan sisanya akan diberangkat bertahap.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, IB Oka Dirga menerangkan, awalnya ada puluhan pendaftar yang berminat program tersebut. Namun pemerintah hanya menyediakan 15 kuota. “Untuk 2019 ini, target 15 orang sudah terpenuhi,” ungkapnya, Kamis (20/6).

Ke-15 orang yang lolos seleksi, kemudian dikarantina guna diberi pelatihan sebelum diberangkatkan. Pelatihan yang diberikan, di antaranya seputar bahasa, budaya, dan sebagainya yang berhubungan dengan pekerjaan mereka nantinya. “Pokoknya diberikan pembekalanlah, sehingga mereka siap bekerja,” ujarnya.

Dari 15 orang itu, lanjut Oka Dirga, sudah diberangkatkan sebagian. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan yang diperlukan dan daerah yang dituju. “Sampai saat ini, sudah kami berangkatkan lima orang. Mereka ditempatkan di Kota Ibaraki dengan bidang perkebunan dan pertanian,” terangnya.

Bagaimana dengan sisanya? Dikatakan mantan Kabag Umum Setda Badung, akan dilaksanakan Agustus dan September. “Agustus kami berangkatkan lima lagi. Kira-kira september baru tuntas semua,” katanya seraya menegaskan, semua biaya ditanggung pemerintah, mulai dari pemberangkatan hingga yang bersangkutan pulang nantinya.

Sementara mengenai masa kerja, kata Oka Dirga, selama tiga tahun. Mereka akan mendapat cuti selama sepuluh hari per tahun. Sementara waktu kerjanya enam hari dalam seminggu dan delapan jam per hari serta lembur dibayar per jam. Gajinya berkisar Rp 10-25 juta per bulan sesuai jenis pekerjaan. “Masa kerja selama tiga tahun dan dapat diperpanjang jika yang bersangkutan berkenan dan tergantung tempat kerjanya,” ujarnya.

Oka Dirga menekankan, program ini adalah salah watu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Badung di bawah pimpinan Bupati Giri Prasta, guna meningkatkan sumber daya manusia. Program ini sudah berjalan tiga tahun dan hingga saat ini sudah ada 12 orang yang diberangkatkan ke Jepang. “Sekembalinya dari magang ini, kami harapkan bisa menerapkan ilmunya untuk berwirausaha guna membangun Badung,” tandasnya.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia