Selasa, 19 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Norwegia Dukung Upaya Pemprov Bali Atasi Sampah Plastik

20 Juni 2019, 21: 35: 14 WIB | editor : Nyoman Suarna

Norwegia Dukung Upaya Pemprov Bali Atasi Sampah Plastik

WORKSHOP : Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra (kiri) bersama Charge d'Affaires Kedutaan Besar Norwegia untuk Indonesia, Bjørnar Dahl Hotvedt, saat workshop Pengelolaan Sampah Plastik Pesisir Laut di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis ( (HUMAS PEMPROV BALI FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster, diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi sinergi yang dilakukan semua komponen dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk mengatasi persoalan sampah, khususnya sampah plastik di Bali.

Hal ini disampaikan Sekda Dewa Indra saat menghadiri workshop Pengelolaan Sampah Plastik Pesisir Laut dengan tema Bali Resik Sampah Plastik di Sumber dan ke Laut yang dilaksanakan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (20/6).

Sekda Dewa Indra mengatakan, komponen lingkungan alam Bali memiliki peranan yang kuat dalam visi Pemprov Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Dia menambahkan, saat ini kualitas lingkungan menurun akibat pencemaran, salah satunya oleh sampah plastik.

“Kalau kita ingin menyelamatkan alam Bali maka kita harus bekerja terus mengurangi sampah plastik,” kata mantan kepala pelaksana BPBD Bali ini.

Menurutnya, pemerintah memulai upaya mengurangi sampah plastik melalui penetapan regulasi. “Itu sebabnya Gubernur Bali telah menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 97 tentang Pengurangan Timbulan Sampah Plastik,” jelasnya.

Namun, Sekda Dewa Indra menambahkan, untuk melakukan upaya pemberantasan masalah sampah dari hulu hingga hilir, pemerintah harus berkolaborasi dengan semua pihak, baik itu pemerhati lingkungan, relawan lingkungan, bahkan dengan produsen yang memproduksi sampah plastik dan masyarakat yang menggunakannya serta pihak lain yang bisa mengolah sampah.

“Jadi kita harus berkolaborasi dengan semua kekuatan dari masyarakat,” kata birokrat asal Buleleng ini.

Bahkan, Pemprov Bali juga membuka peluang kerjasama dengan pihak-pihak di luar Bali, baik nasional maupun internasional, sepanjang memiliki komitmen untuk menjaga keharmonisan kesucian alam Bali.

“Saat sekarang ini Pemerintah Norwegia melalui Kedutaan Besar Norwegia ternyata memiliki perhatian yang luar biasa terhadap sampah plastic, bahkan mereka sangat sayang dan sangat cinta kepada Bali,” kata Dewa Indra.

Sekda mengapresiasi perhatian pemerintah Norwegia yang memberikan kesempatan kemitraan untuk bersama-sama bekerja mengatasi persoalan sampah plastik di Bali.


Charge d'Affaires Kedutaan Besar Norwegia untuk Indonesia, Bjørnar Dahl Hotvedt, mengatakan, ini adalah tahap pertama dari kerjasama untuk memetakan permasalahan sampah dari hulu sampai ke hilir.

Dia mengatakan, Pemerintah Norwegia memberikan bantuan proyek yang secara umum ditujukan untuk menemukan sumber sampah plastik dan mencari cara bagaimana agar ada langkah ke depan yang lebih efektif untuk mengatasi hal itu.

“Semua yang bisa dilakukan untuk mencegah sampah plastik sampai ke laut,” kata Hotvedt.

Workshop ini dihadiri oleh hampir semua komponen di Bali yang memiliki kepedulian terhadap masalah lingkungan khususnya sampah plastik.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia