Selasa, 19 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dipicu Angin Kencang, Lereng Pulaki Seluas 25 Hektar Terbakar

24 Juni 2019, 20: 48: 47 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dipicu Angin Kencang,  Lereng Pulaki Seluas 25 Hektar Terbakar

TERBAKAR : Angin kencang dan rumput kering menjadi pemicu kebakaran di lereng Bukit Pulaki, sejak Minggu (23/6). (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GEROKGAK- Masyarakat yang berada di kawasan Pulaki, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak dihebohkan oleh terbakarnya lereng Bukti Pulaki yang terjadi sejak Minggu (23/6) hingga Senin (24/6) dini hari. Upaya pemadaman api yang menimpa lahan seluas 25 hektar pun tak bisa dilakukan, mengingat lokasinya berada di lereng bukti yang jauh dari pemukiman warga.

Kelian Banjar Dinas Melanting, Made Muliana menyebutkan, kebaran ini tidak hanya terjadi di wilayahnya. Api juga merembet hingga ke dua wilayah lainnya, yakni di Banjar Dinas Karang Sari, dan Banjar Dinas Kerta Kawat.

Dikatakan Muliana, api mulai terlihat sejak pukul 14.00 wita (23/6), dan terus membesar lantaran kencangnya angin. Api diperkirakan padam dengan sendirinya pada Senin, sekitar pukul 03.00 wita. Diduga, hamparan rerumputan kering yang disertai kencangnya angin, menjadi pemicu besarnya kobaran api di atas Bukit Pulaki.

Muliana pun tidak menampik, peristiwa kebakaran di lereng bukit Pulaki ini menjadi musibah setiap tahun, utamanya saat memasuki musim kemarau. Diduga api berasal dari gesekan pepohonan yang tertiup oleh angin kencang, hingga menimbulkan percikan api.

"Tidak ada proses pemadaman. Dibiarkan saja sampai padam sendiri. Kejadian ini bukan kali ini saja terjadi. Kebakaran hampir setiap tahun terjadi, saat musim kemarau. Selama ini sih api tidak sampai ke pemukiman waga. Paling baru sampai di kaki gunung, apinya sudah padam. Warga hanya memantau dari bawah," jelasnya.

Akibat kejadian ini, sebut Muliana, tidak ada kerugian yang dialami. Sebab, api hanya membakar rumput-rumput ilalang yang mengering. “Astungkara tidak ada kerugian. Karena memang yang terbakar rumput saja,” singkatnya.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia