Minggu, 08 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Berharap Ketum PDIP dari Purusa, Prananda Layak Gantikan Megawati

24 Juni 2019, 21: 23: 57 WIB | editor : Nyoman Suarna

Berharap Ketum PDIP dari Purusa, Prananda Layak Gantikan Megawati

Penglingsir Bale Agung, Made Hardika (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Pihak Bale Agung menyerahkan sepenuhnya siapapun yang akan terpilih dalam Kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-V yang rencananya dilangsungkan pada 8 Agustus mendatang di Bali. Bahkan, sosok Muhammad Prananda Prabowo yang merupakan putra dari Megawati Soekarnoputri juga disebut-sebut sudah sangat layak memimpin partai berlogo kepala banteng itu.

Penglingsir Banjar Bale Agung, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng, Made Hardika, 75 kepada Bali Express (Jawa Pos Group) menyerahkan sepenuhnya siapa pun yang akan memimpin PDIP ke depan. Hanya saja, ia berharap agar Ketum PDIP berasal dari trah (keturunan, Red) Bung Karno.

Bahkan pihaknya menaruh harapan besar agar sosok pemimpin PDIP bisa ke purusa (laki-laki, Red). “Kalau saya, sebenarnya siapa pun yang merupakan kader PDIP di pusat, apalagi ada trah langsung dari Bung Karno, ya pas lah untuk PDIP. Tentu harus dilihat pengalamannya dalam Partai dan konstituennya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24./6) siang.

Lanjut Hardika, jika suara grass root masih menginginkan Megawati untuk tetap menakhodai PDIP, menurutnya, bukanlah kemustahilan. Mengingat, sosok Megawati dinilainya masih pantas memimpin. Terlebih Presiden RI Kelima itu dinilainya sukses membawa PDIP menjadi partai yang cukup besar di Indonesia.

“Tetapi, untuk tetap memperkuat partai, meski disiapkan regenarasi sebagai penggantinya. Sehiggga, ketika Ibu Mega ingin istirahat, sudah ada yang siap menggantinya. Tentu harus dilihat loyalitas terhadap Ideologi Pancasila, NKRI, loyalitas terhadap partai,” harap pria yang kini menjabat Dewan Pertimbangan Cabang PDIP Buleleng sejak 5 tahun lalu.

Lalu bagaimana dengan sosok Prananda Prabowo? Menurut Hardika, sosok Prananda Prabowo dinilainya layak menggantikan Megawati Soekarnoputri. Ia menyebutkan, Prananda Prabowo tak ubahnya seperti kamus berjalan yang sangat memahami ajaran Bung Karno.

Hardika optimis, jika Prananda didaulat menjadi nakhoda, ajaran Bung Karno akan tetap mewarnai PDIP sehingga tetap berjaya ke depannya. “Saya dengar soal ajaran-ajaran Soekarnoismenya pada Prananda banyak yang mengatakan seperti kamusnya berjalan. Wajar sekali dia (Prananda Red) memimpin PDIP, cukup mantap. Apalagi setia pada konstitusi, Ideologi Pancasila, NKRI,” jelasnya.

Di sisi lain, Hardika meminta para kader banteng yang sudah punya nama dan hebat, tak keluar “kandang”, sehingga PDIP tetap solid dan menjadi partai besar dalam memperjuangkan kesejahteraan wong cilik.

Seperti diketahui, Bale Agung memiliki kedekatan historis dan genealogis dengan keluarga Bung Karno. Sebab, ibunda Presiden RI. Soekarno bernama Nyoman Rai Srimben, sebelum dipersunting Raden Sukemi (ayah Bung Karno, Red), berasal dari Banjar Bale Agung, Kelurahan Paket Agung Kecamatan Buleleng. Bahkan, sosok Megawati Soekarnoputri juga disebut-sebut kerap mendatangi keluarga neneknya di Bale Agung.

Diberitakan sebelumnya, ketika PDIP akan mempercepat Kongres menjadi bulan Agustus tahun 2019 ini, tepatnya 8 Agustus 2019, mulai muncul banyak wacana. Sejatinya Kongres V PDIP akan berlangsung pada tahun 2020, karena Kongres sebelumnya tahun 2015.

Kongres sudah dipastikan akan berlangsung di Bali. Dan disebut-sebut Megawati akan tetap menjadi ketua umum, namun mulai disebut akan regenerasi. Yang kemungkinan akan muncul dari anak-anak Megawati.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia