Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Eksekutif dan Legislatif Sepakat Bahas Empat Ranperda

24 Juni 2019, 22: 40: 37 WIB | editor : Nyoman Suarna

Eksekutif dan Legislatif Sepakat Bahas Empat Ranperda

PARIPURNA: Rapat paripurna penyampaian jawaban Bupati Tabanan terhadap pandangan umum fraksi, Senin (24/6). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan jawaban atau tanggapan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Tabanan dalam rapat paripurna yang digelar Senin (24/6). Pada rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Tabanan, keempat rancangan peraturan daerah (ranperda) yang disampaikan bupati disetujui, dan akan dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku. Rapat pun dilanjutkan dengan pembentukan panitia khusus (pansus).

Adapun keempat ranperda itu, antara lain adalah ranperda tentang pertanggungjawaban APBD TA 2018. Kemudian ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pernyertaan Modal Daerah pada PD Air Minum. Lalu ranperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 29 Tahun 2011 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga. Terakhir yakni ranperda tentang PDAM Tirta Amerta Buana Kabupaten Tabanan.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘Boping’ Suryadi tersebut, Bupati Eka mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Raihan yang diterima untuk yang kelima kalinya secara berturut-turut terhadap LKPD Tabanan (2014-2018).

“Kami sependapat dengan pandangan fraksi dewan. Hal tersebut harus terus dipertahankan, terutama dengan menindaklajuti semua catatan temuan dan rekomendasi BPK dengan kesungguhan. Serta melalui penyempurnaan berbagai instrumen yang mendukung, baik menyangkut kualitas dan disiplin SDM, sarana prasarana penunjang, sistem aplikasi pengelolaan keuangan. Termasuk penyediaan anggaran yang memadai, sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, sependapat dengan pemandangan umum fraksi dewan, kedepan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus terus ditingkatkan, sejalan dengan potensi yang dimiliki Tabanan. Untuk itu, perlu dilakukan berbagai langkah terobosan yang bersifat inovatif. Seperti melakukan gebyar pembayaran PBB, penerapan aplikasi pajak daerah secara online, menyusun Ranperda Perubahan atas Perda tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, serta penerapan e-parking. “Namun dalam proses pelaksanaannya terdapat beberapa kendala yang harus diformulasikan solusinya untuk disempurnakan penerapannya,” imbuhnya.

Pihaknya berharap agar ranperda yang telah disampaikan dapat dibahas lebih lanjut melalui prosedur dan mekanisme yang ada di DPRD. Dengan kesepakatan itu, Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘Boping’ Suryadi langsung membentuk pansus untuk membahas lebih lanjut keempat ranperda tersebut.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia