Kamis, 18 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Geledah Avanza di Kampung 168, Barang Bukti Perampok Rusia Terkuak

25 Juni 2019, 18: 45: 50 WIB | editor : Nyoman Suarna

Geledah Avanza di Kampung 168,  Barang Bukti Perampok Rusia Terkuak

BEBER: Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan, Selasa (25/6), beberkan barang bukti yang ditemukan di mobil Avanza yang diparkiir selama tiga bulan di penginapan Kampung 168, Jalan Bandung, Puri Gading, Jimbaran. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Hasil penggeledahan terhadap mobil Avanza warna hitam dengan Nopol L 1304 QZ (plat palsu) yang dilaporkan parkir selama tiga bulan di penginapan Kampung 168 Jalan Bandung, Puri Gading, Jimbaran, Jumat (21/6), menguak sejumlah barang bukti yang cocok dengan barang-barang yang digunakan pelaku perampokan.

Hal tersebut ditegaskan Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan, Selasa (25/6), bahwa barang bukti yang ditemukan, di antaranya senjata api SS1 milik anggota brimob, senjata tajam, rompi anti peluru, masker hingga gas semprot air mata. Barang bukti tersebut identik dengan milik kawanan perampok asal Rusia yang ditangkap, Selasa (19/3) di Kuta Selatan. Terlebih adanya kecocokan dari SS1 yang diuji balistik dengan magazen yang sebelumnya didapatkan di TKP BMC.

Untuk diketahui, sebelumnya tiga pelaku perampokan asal Rusia, bernama Alexei Korrotkikh, 44, Georgii Zhukov, 40 dan Robert Haupt, 42 ditangkap di Jalan Raya Kampus Unud, Jimbaran. Hingga pihak kepolisian menghadiahi tembak mati di tempat terhadap otak pelaku, bernama Alexei. Penyelidikan pun berlanjut dengan menetapkan satu DPO dan mengamankan rekan perempuan pelaku bernama Naira.

“Kami langsung mendatangi mobil tersebut bersama-sama dengan Tim Identifikasi dari Polresta dan Polda Bali. Kami menemukan senjata api laras panjang jenis SS1 dengan nomor seri : 96.042133. Dari nomor seri tersebut kami melakukan uji laboratorium balistik di Mabes Polri Cabang Denpasar. Ternyata senjata api laras panjang ini identik dengan senjata yang hilang atau diambil oleh warga negara asing saat kejadian di Ayana Resort and Spa di Jalan Karang Mas Jimbaran Kuta Selatan,” ungkapnya.

Dari beberapa barang bukti yang diamankan, pihak kepolisian kemudian mencocokkan terhadap rekaman CCTV yang dikantonginya. Dimana barang bukti yang digunakan pelaku sama dengan di TKP Money Changer di Jalan Nakula Kuta, di antaranya jas yang digunakan pelaku, jamper, HT serta linggis yang sesuai. Terlebih ada kecocokan mata pelaku Alexei (yang ditembak mati) berdasarkan rekaman CCTV dengan barang bukti topeng wajah dan wig yang ditemukan.

“Dari hasil olah TKP di Nakula, barang bukti berupa jas, helm, dan linggis yang digunakan sesuai dengan TKP Money Changer BMC di Jalan Pratama,” ucapnya.

Sementara itu, mobil Avanza tersebut, usai ditelusuri, merupakan mobil rental milik Made Merta dengan plat aslinya DK 1626 KJ. Kepada petugas, pemilik mobil menyampaikan memang mobilnya disewa oleh pelaku, namun sejak mobil tersebut tidak terdeteksi, pemilik belum pernah melaporkan kehilangan mobil, hingga akhirnya ditemukan oleh petugas.

“Mobil ini kan ada satu kami temukan. Mungkin masih ada lagi. Sementara kami masih melakukan penyelidikan dengan temannya yang lain. Pelaku yang lain, kalau kami lihat, ada satu lagi, warga negara asing. Masih satu atau dua orang lagi,” ungkapnya.

Barang-barang yang ditemukan di dalam mobil, di antaranya sebuah tas ransel warna hitam merek Polo, berisi sebuah kaos kaki warna hitam,  sepasang jaket dan celana loreng, sebuah pisau, sarung dan ikat pinggang, sebuah tabung masker warna hitam, sebuah helm merek Bogo warna abu-abu.

Selanjutnya di dalam koper warna cokelat merek Minerva ditemukan 2 buah body vest warna hitam, sebuah buah baju kaos biru Turn Back Crime, empat buah tabung marker warna hitam, sebuah HT merk Baofeng, Sembilan buah tabung spray, sebuah gunting potong besi, sebuah tang, sebuah mata bor, sebuah wig dan topeng wajah karet, sebuah handset, sebuah pulpen, sebuah gantungan kunci dan sebuah tas pinggang merek True Gasoline.

Dalam tas jinjing parasut warna hitam merk Nike ditemukan tiga buah lakban (warna hitam, coklat, putih), sebuah sebo warna coklat, sebuah tas kecil warna hijau yang berisi peralatan kesehatan, sebuah tali tambang warna biru dan sebuah tali tambang kain warna putih. Tas ransel warna hitam merek Aquipo berisi tiga buah HT merek HYT dan enam charger.

Barang lain di antaranya tas kresek warna hitam yang berisi dua buah Hammer, sebuah mantel warna hijau, sebuah sarung tangan warna hitam dan sebuah pengait. Tas warna merah yang berisi tiga pasang sarung tangan, tiga buah obeng dan dua buah parang. Tas kain warna putih merek Pepito berisi duah buah linggis dan sebuah betel.

Selain itu, sebuah pisau dan sarung ditemukan di dalam jok mobil sebelah kiri. Sebuah koper warna hitam merek Polo Classic  berisi  satu unit perangkat yang diperkirakan peredam sinyal. Dua buah plat kendaraan roda empat dengan nopol DK 1346 BE. Sebuah tas ransel merek Alto yang berisi sebuah sweater warna hitam merek Pullbear yang terdapat lakban. Di dalam kantong sweater tersebut terdapat sebuah celana panjang warna hitam merek Pullbear, sebuah mantel warna hitam merek Indoplast, dan sebuah masker tabung serta sebo warna hitam.

Sebuah tas ransel warna hitam yang berisi sebuah tali seling nilon warna kuning. Sebuah tas Golf merek Srixon warna hitam yang berisi tiga buah linggis panjang, tiga buah linggis pendek, dua buah gergaji besi, dua buah obeng dan dua buah seling nilon warna orange. Juga dua buah karung plastik warna putih.

Sebuah tas parasut warna hitam yang berisikan satu pucuk senjata api laras panjang jenis SS1 warna silver. Senjata ini ditemukan di bawah tumpukan barang – barang di dalam mobil Toyota warna hitam nopol L 1304 QZ (plat palsu).

“Kalau kami lihat, mereka juga mempelajari gerak-gerik korbannya. Dari beberapa TKP yang kami selidiki, inilah pelakunya. Pelaku yang sama,” terangnya.

Sebelumnya, untuk membuka isi mobil tersebut, petugas menghubungi tukang kunci. Hingga mobil dapat dibuka menggunakan kunci duplikat. Setelah mobil terbuka, di bagian bagasi belakang ditemukan barang bukti tersebut.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia