Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ungkap Puluhan Kasus Narkotika, BNNK Tabanan tak Punya Kantor

25 Juni 2019, 19: 46: 18 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ungkap Puluhan Kasus Narkotika, BNNK Tabanan tak Punya Kantor

Kepala BNNK Tabanan I Komang Gede Sanjaya. (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni, jumlah kasus narkotika di Kabupaten Tabanan diharapkan terus menurun. Namun di sisi lain, hingga saat ini Kabupaten Tabanan belum memiliki Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).

Kasus narkotika di Kabupaten Tabanan selalu ada setiap tahunnya. Bahkan jumlahnya mencapai puluhan. Peredarannya pun tak hanya di wilayah Kota, tetapi juga hingga pelosok desa. Bahkan baru-baru ini, paket berisi benda diduga narkoba ditemukan di dekat Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Tabanan dan diduga dipesan oleh salah seorang narapidana.

Kasat Narkoba Polres Tabanan AKP I Made Tunas menyebutkan, pada tahun 2018  pihaknya berhasil mengungkap sebanyak 20 kasus narkoba di wilayah hukum Polres Tabanan. Sedangkan  tahun 2019, per hari Selasa (25/6), pihaknya berhasil mengungkap 9 kasus. "Per hari ini (Selasa,Red) kami sudah ungkap 9 kasus," ujarnya.

Ia menambahkan, selama 2 tahun terakhir ini, barang bukti paling besar yang disita adalah sabu seberat 2,85 gram. Dari puluhan kasus narkotika yang diungkap di Tabanan, didominasi  penggunaan atau peredaran narkotika jenis sabu. "Pada tahun 2018, seluruhnya kasus sabu. Kalau tahun 2019, terdapat 8 kasus sabu dan 1 ganja," imbuhnya.

Pihaknya berharap ke depan masyarakat khususnya warga Tabanan semakin sadar akan bahaya narkotika sehingga menjauhi penggunaannya. Di samping itu, masyarakat juga diminta ikut berperan aktif dalam pemberantasan narkotika. "Salah satunya dengan melaporkan kepada polisi apabila ada aktivitas mencurigakan mengenai narkoba," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabanan, I Komang Gede Sanjaya berharap agar jumlah kasus narkotika di Tabanan terus menurun bahkan nol  kasus. Menurutnya, narkotika harus diberantas karena dapat merusakan masa depan bangsa. 

Mengenai Tabanan yang belum memiliki Kantor BNNK, Sanjaya mengatakan,  pembangunan kantor ditarget terealisasi tahun 2020 mendatang. "Astungkara, tahun depan,"  tegasnya.

Saat ini, pihaknya pun tengah mengkaji rencana pembangunan termasuk masih mencari lokasi yang bagus dan strategis. "Kami masih mencari lokasi bagus dan strategis," tukas pria yang juga wakil Bupati Tabanan tersebut.

Menurutnya, pembangunan kantor BNNK Tabanan harus segera dilakukan karena merupakan komitmen Pemkab Tabanan dalam memerangi narkoba dan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut informasi, rencananya kantor BNNK Tabanan akan dibangun di atas aset milik Pemda Tabanan di Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan atau di sebelah timur Kantor Kesbangpolinmas Tabanan di Jalan Pahlawan Tabanan. Anggaran pembangunan kantor BNNK bersumber dari BNN.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia