Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pembunuh Mahasiswi Cantik Undiksha Akui Semua Dakwaan JPU

25 Juni 2019, 20: 23: 51 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pembunuh Mahasiswi Cantik Undiksha Akui Semua Dakwaan JPU

SIDANG PERTAMA: Kadek Indra Jaya alias Kodok saat menjalani siding perdana kasus pembunuhan pacarnya sendiri Ni Made Serli Mahardika. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, BALI EXPRESS, SINGARAJA - Masih ingat dengan kasus pembunuhan terhadap mahasiwi cantik bernama Ni Made Ayu Serli Mahardika, 20 pada 8 April 2019 lalu? Dua bulan sudah kasus pembunuhan keji itu berlalu. Kini pelaku Kadek Indra Jaya, 21 alias Kodok yang tak lain adalah pacar korban mulai menjalani sidang perdana untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pada Selasa (25/6) sore.

Sidang perdana yang dipimpin oleh Hakim Ketua, I Wayan Sukanila, SH, MH, didampingi I Gede Karang Anggayasa, SD, MH dan AA Merta Dewi selaku hakim anggota digelar dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kadek Hari Suprihadi.

Dalam dakwaannya JPU Suprihadi membacaka kronologi peristiwa pembunuhan korban Serli yang tak lain adalah kekasih Kodok.. Jalannya sidang pun berlangsung singkat. Tak lebih dari 15 menit yang dilangsungkan di ruang Cakra, Pengadilan Negeri Singaraja, sekira pukul 15.30 wita.

Sejumlah keluarga dan kerabat pelaku Kodok pun turut hadir menyaksikan jalannya persidangan. Namun dari sejumlah pengunjung sidang yang hadir, tak nampak satupun orang dari pidak keluarga korban.

Selama persidangan berlangsung, Kodok didampingi oleh kuasa hukumnya Gede Suryadilaga. Dalam sidang itu terungkap jika Kodok yang terlihat menggunakan rompi oranye mengakui sepenuhnya telah menghabisi mahasiswi semester IV, Jurusan Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja itu.

Segala dakwaan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum, diterima sepenuhnya oleh pria berkepala plontos tersebut. Artinya, pria asal Tabanan itu mengakui telah menghabisi nyawa sang kekasih, Serli Mahardika. Ia pun tak membantah jika menghabisi sang pacar dengan cara mencekiknya, di kamar kos milik korban, Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, pada Senin (8/4) lalu.

Dihadapan hakim ketua, Kodok mengaku selama berada di dalam lapas, dirinya dalam keadaan sehat. Pun selama menjalani sidang, Kodok nampak tenang. Proses sidang berjalan cukup singkat, yakni hanya sekitar 15 menit.

Sementara kuasa hukumnya, Suryadilaga hanya meminta berkas dakwaan kepada hakim ketua,"Sidang dilanjutkan Selasa pekan depan, dengan agenda menghadirkan saksi-saksi dan barang bukti," pungkas hakim ketua I Wayan Sukanila.

Seusai sidang, Kodok yang terlihat dikawal oleh dua orang aparat bersenjata lengkap lantas memasuki mobil tahanan. Iang langsung dibawa ke Lapas Kelas IIB Singaraja.

Diberitakan sebelumnya Ni Made Ayu Serli Mahardika, ditemukan tewas membusuk, di dalam kamar kosnya, di Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Kamis (11/4) siang lalu. Mahasiswi asal Banjar Dinas Senganan Kanginan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan ini tewas akibat dibunuh oleh pacarnya bernama Kadek Indra Jaya Alias Kodok.

Terungkap dari hasil penyelidikan, pria asal Tabanan ini mengaku tak kuasa menahan cemburu, ketika mengetahui ada seorang pria yang merupakan teman kuliah korban, mengirim chat  ke HP sang kekasih. Padahal, chat itu berisi tentang ajakan untuk membuat tugas bersama-sama.

Kodok yang membaca chat itu lantas naik pitam. Tanpa berpikir panjang, ia pun menganiaya korban di kamar kosnya, pada Senin (8/4) sekira pukul 18.00 wita. Tak cukup disana, Kodok kian kalap dengan membekap korban menggunakan bantal.

Namun karena mendapatkan perlawanan dari korban, Kodok pun langsung mencekiknya. Penganiayaan ini dilakukan oleh Kodok selama satu jam. Tepat pada pukul 19.00 wita, Serli pun tewas dengan kondisi bengkak pada bagian kepala dan berair. Bahkan  mata korban juga terlihat melotot keluar,  lidah menjulur keluar, dan kulit tubuh mengelupas.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia