Minggu, 23 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Denpasar Launching Sistem Informasi dan Pendataan Objek Seni Budaya

01 Juli 2019, 23: 13: 05 WIB | editor : I Putu Suyatra

Denpasar Launching Sistem Informasi dan Pendataan Objek Seni Budaya

LAUNCHING: Peluncuran program Sistem Geografis Informasi dan Pendataan Objek Seni Budaya Kota Denpasar di Denpasar Apmhiteater Youth Park, Taman Kota Lumintang pada Minggu (30/6) lalu (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar memberikan perhatian serius terhadap pemajuan serta pelestarian kebudayaan. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk terus mendukung pemajuan kebudayaan, serta menginventarisasi seni dan warisan budaya, Dinas Kebudayaan Denpasar berinovasi melalui Sistem Informasi Geografis Pendataan Objek Seni dan Budaya Kota Denpasar berbasis digital. Sistem ini secara resmi diluncurkan Kadis Kebudayaan IGN Bagus Mataram di Denpasar Amphiteater, Yputh Park, Taman Kota Lumintang, pada Minggu (30/6) malam.

Peluncuran inovasi tersebut ditandai dengan penayangan e-Book kesenian Genggong, serta tutorial penggunaan sistem informasi pendataan objek seni budaya. Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan, Dwi Wahyuning Kristiansanti menjelaskan, saat ini banyak kesenian di Denpasar yang belum terdata dan masuk dalam database Dinas Kebudayaan. Hal ini disebabkan berbagai faktor, seperti kurang diketahuinya jenis atau keberadaan pasti kesenian tersebut oleh masyarakat.

“Saat ini banyak seni budaya di Kota Denpasar yang hampir punah. Karenanya dengan menggandeng masyarakat untuk ikut aktif dalam melestarikan seni budaya tersebut, dengan mendaftarkan di sistem informasi pendataan objek seni budaya ini,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sistem informasi berbasis digital ini, selain dapat menjadi wahana pelestarian yang bermuara pada penguatan kebudayaan sesuai UU Nomor 5 Tahun 2017. Sitem ini juga dapat menjadi wahana promosi wisata yang dikemas dalam berwisata sejarah seni di Kota Denpasar berbasisi teknologi informasi komunikasi (Wisata Jani di Kota Denpasar Beretika), yang menggunakan website Http://culture.denpasarkota.go.id. “Sehingga program ini dapat bermanfaat menarik masyarakat untuk ikut serta dalam memberikan informasi, terkait jenis kesenian dan kebudayaan di Kota Denpasar. Serta menciptakan peluang heritage tourism, yang seluruhnya bermuara pada pelestarian dan penguatan kebudayaan,” kata Wiwin.

Kadisbud IGN Bagus Mataram pun menyampaikan apresiasi atas inovasi Sistem Informasi Geografis Pendataan Objek Seni dan Budaya Kota Denpasar ini. Dimana, hal tersebut merupakan wujud nyata implementasi UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. “Besar harapan kami program ini dapat digunakan sebagai bank data mengenai seni budaya di Kota Denpasar. Yang tentunya berguna untuk pelestarian seni budaya itu sendiri, serta pengembangan pariwisata dalam balutan city tour Kota Denpasar,” kata Mataram. (akd)

(bx/wid/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia