Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Wifi Gratis di Tabanan Direncanakan Aktif Mulai September

07 Juli 2019, 21: 05: 36 WIB | editor : I Putu Suyatra

Wifi Gratis di Tabanan Direncanakan Aktif Mulai September

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Tabanan Dewa Gede Suwangsa (kiri). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Adanya bantuan wifi gratis bantuan dari BKK Provinsi ke sejumlah Desa Adat, Puskesmas hingga obyek wisata di Tabanan akan segera terwujud. Bahkan kini sudah memasuki proses penarikan kabel ke 393 titik yang akan dipasang wifi gratis. Apabila tak ada halangan, wifi gratis pun akan aktif mulai tanggal 1 September 2019 sampai dengan 31 Desember atau hanya 4 bulan. 

Seperti halnya yang disampaikan oleh, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Dinas Kominfo Tabanan, Dewa Gede Suwangsa, Minggu (7/7). Dirinya mengungkapkan bahwa penerapan wifi gratis bantuan BKK Provinsi di Tabanan sudah berkontrak dengan pihak ketiga melalui e-katalog. 

Dan saat ini tahapannya sedang dalam proses penarikan kabel serta pemasangan wifi yang akan berlangsung selama 4 bulan dari tanggal 15 April sampai 31 Agustus 2019. "Kalau sekarang sedang proses penarikan kabel dan pemasangan wifi yang ditarget selesai rampung 31 Agustus," paparnya.

Menurutnya untuk di Tabanan, bantuan wifi gratis dari BKK Provinsi Bali yang di dapat adalah sebanyak 393 titik dengan rincian 349 titik untuk Desa Adat, 20 titik di Puskesmas dan 24 titik di obyek wisata. "Nanti pemasangannya diminta sesuai petunjuk teknis, diletakkan di tempat umum seperti Balai Banjar dan tempat keramaian yang mudah dijangkau," imbuhnya.

Ia menyebutkan total anggaran yang diterima oleh Pemkab Tabanan dalam pemasangan wifi gratis tersebut berjumlah Rp 2.161.500.000. Nantinya kecepatan bandwit per satu titik wifi mencapai up to 20 mbps. Bahkan dipastikan sinyalnya akan menjangkau daerah pelosok.

Selanjutnya setelah proses penarikan kabel dan pemasangan wifi rampung maka wifi mulai aktif tanggal 1 September sampai dengan 31 Desember 2019 sesuai kontrak.  Sedangkan kelanjutan pengaktifan kembali menunggu anggaran di tahun 2020.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia