Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Fantastic Pro Entertainment, Fire Dance yang Selalu Memukau

08 Juli 2019, 13: 42: 09 WIB | editor : I Putu Suyatra

Fantastic Pro Entertainment, Fire Dance yang Selalu Memukau

MAIN API: Atraksi mereka main api memang selalu memukau. Ini yang membuat semakin dikenal dan menorehkan banyak prestasi. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Perkembangan dunia seni tari tampaknya  kian menjanjikan. Tak hanya terpenuhi secara finansial, namun turut memberi peluang kepada siapa saja untuk menjadikannya karir atau profesi yang mentereng. 

Hal tersebut pula yang turut menghantarkan nama Fantastic Pro Entertainment (FPE) di kenal luas oleh sejumlah wisatawan lokal ataupun mancanegara yang datang melancong di Bali.   
Sebagai salah satu agency dance performance yang punya nama besar di pulau Dewata, FPE pun siap tampil menyuguhkan atraksi yang profesional. Bagaimana tidak, kehadiran mereka di sejumlah acara seremonial, event wedding, birthday, gala dinner party terbilang sangat berpengalaman. Tak hanya di Bali, namun beberapa venue seperti hotel dan villa dibeberapa kota besar seperti Bandung, Surabaya hingga Labuan Bajo kerap mereka sambangi. 

Mengingat, awal terbentuknya FPE berangkat dari keikutsertaan mereka dalam salah satu kompetisi pencarian bakat yang sempat tayang di salah satu stasius televisi tanah air. Ajang tersebut dikenal dengan nama ‘Indonesia Mencari Bakat’. Keterlibatan FPE pun di tahun 2012 pada seasson 3, yang digadang sebagai cikal bakal terbentuknya agency tersebut. 

Kala itu, nama mereka sempat ‘mengudara’ dan sangat dikenal masyarakat luas. Sebab, penampilan mereka yang khas dengan tarian fire dance dan dipadukan dengan beragam konsep beragam menarik ini bisa bersaing hingga di babak semi final.


Putu Sudiasa, selaku owner dari FPE mengatakan jika modal yang tetap dipertahankan dari grup tarinya ini adalah profesionalitas. Tentu didalamnya mencakup kualitas yang pada dasarnya berangkat dari performa para anggota dan segudang pengalaman serta pencapaian yang telah diraih. “Kunci kita adalah punya kualitas dalam seni tari. Dan saya pikir, hal itu sudah sangat tepat. Mengingat permintaan pasar mulai ramai dan kami siap memperlihatkan suguhan yang profesional,” tutur Putu Sudiasa saat diwawancarai koran Bali Express (Jawa Pos Group) beberapa waktu lalu.


Tidak heran, agency dance performance yang terbentuk sejak Juni 2012 silam ini sudah menampung banyak talent-talent hebat didalamnya. Kurang lebih hingga 20 orang yang tak hanya kaum adam, namun turut melibatkan sejumlah talent cantik hebat. Sementara, menyoal keunikan yang ada pada FPE, grup dance yang punya basecamp di Jl. Ayani Utara, Banjar Tek-tek, Desa Paguyangan, Denpasar Utara ini menyimpan warna tersendiri. Meski sudah sangat dikenal, FPE tidak ingin meninggalkan identitas sebagai orang Bali. Hal ini mereka perlihatkan lewat kostum yang khas dengan tradisional Bali. “Menang untuk keunikan kita, salah satunya bisa dilihat dari kostum ya. Kita lebih menonjolkan nuansa daerah untuk memperkenalkan kebudayaan, khususnya kebudayaan bali,” jelasnya.


Hebatnya, kostum yang diproduksi sendiri ini juga didesain dengan kombinasi style modern dan beragam modelnya. Mengingat, kehadiran FPE tidak hanya sekedar tampil pada satu jenis tarian saja, namun akan perform mengikuti permintaan pasar. “Kostum ini kita buat sendiri. Aku kombinasikan juga beberapa modelnya dengan nuansa modern. Tentu selain kelihatan menarik, kita juga mengikuti permintaan pasar. Tapi tidak lepas juga dari nuansa khas Bali,” ungkap pria yang juga sebagai pendiri FPE ini.


Selain kostum, pria yang akrab disapa Tu Nyonk ini menambahkan, jika keistimewaan lain yang ada pada agency-nya ini tak hanya hebat memperlihatkan tarian fire dance atau tari api. Akan tetapi sejumlah jenis tarian bisa diperagakan. “Untuk ciri khas sendiri, kita paling menonjol itu di fire Dance yang kita padukan dengan koreo tradisi kita serta gerakan accro balance. Disetiap penampilan pun kita memperlihatkan etnik kolaborasi, antara fire dance kesenian dari luar kita padukan dengan kebudayan tari Bali. Nah, selain fire dance kita juga sering tari tradisional Bali seperti tari Panyembrahma, tari Sekar Jagad, Tari Cendrawasih dan lain-lain. Dan untuk modern dance,FPE sangat lihai dengan konsep tari L.E.D Dance, Modern Dance, Cabaret Dance, Stilt Walker, Acro Balance Dance dan lain sebagainya,” jelasnya.


Disinggung tentang rate harga jika ingin menghadirkan FPE, Tu Nyonk belum bisa memastikan standarnya. Semuanya akan kembali pada permintaan. “Untuk bayaran kita tergantung berapa penari yang mau di pakai. Tapi untuk harga itu nanti sih bisa berhubungan langsung dengan kita. Pokoknya, kita kasih best harga sesuai dengan kualitas performa dari kita,” tutup Tu Nyonk.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia