Rabu, 24 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

PEDAS! Jelang Galungan Harga Cabai Tembus Rp 80 Ribu

11 Juli 2019, 06: 38: 55 WIB | editor : I Putu Suyatra

PEDAS! Jelang Galungan Harga Cabai Tembus Rp 80 Ribu

MAHAL: Salah seorang pedagang bumbu di pasar sedang menunggu pembeli. Kenaikan harga cabai membuat pedagang enggan menyetok banyak. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Siklus harga cabai perlahan-lahan menuju puncaknya. Memasuki minggu kedua bulan Juli 2019, harga cabai rawit di Kota Denpasar kembali mengalami lonjakan. Dari pantauan koran ini di beberapa pasar di Kota Denpasar, harga cabai kemarin (10/7) kemarin sudah menyentuh harga Rp 70 ribu per kilogram. Bahkan untuk kualitas super sudah mencapai Rp 80 ribu.

Made Rusmini, pedagang bumbu dapur di Pasar Badung ketika ditemu Rabu siang kemarin mengatakan harga cabai sudah mengalami kenaikan sejak tiga minggu lalu. "Harga cabai mulai naik sejak dua minggu lalu dari sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram sejak beberapa bulan lalu," jelasnya.

Naiknya harga cabai ini diakui Rusmini disebabkan karena langkanya pasokan cabai sejak tiga pekan lalu, tepatnya setelah momen hari Raya Lebaran pada awal bulan Juni. Kelangkaan ini menurut Rusmini, karena para petani cabai di Bali lebih memilih tidak merawat pohon cabainya pasca murahnya harga cabai pada momen Lebaran lalu.

Karena pasokan cabai dari petani ini menurun, maka stok cabai di pedagang yang ada di pasar juga mengalami penurunan. Sehingga para pedagang juga tidak menyediakan cabai dalam jumlah yang banyak. "Selain itu kami tidak berani menyetok cabai banyak-banyak karena takut tidak laku," ungkapnya.

Kenaikan harga cabai juga dikatakan oleh pedagang lain di Pasar Kreneng, Wayan Tami pedagang bumbu dapur ini mengakui kenaikan harga cabai memang sudah terjadi sejak tiga minggu lalu. "Sekarang harganya sudah menyentuh angka Rp 80 ribu per kilo untuk cabai kualitas super," jelasnya.

Naiknya harga cabai ini diakui Tami membawa kekhawatiran tersendiri bagi pedagang, karen jika dibiarkan terus naik, maka menjelang perayaan Hari Raya Galungan, harga cabai bisa menembus angka Rp 100 ribu per kilogram. Mengingat menjelang hari Eaya kebutuhan cabai masyarakat Bali mengalami peningkatan.

Tidak hanya di Pasar Badung, kenaikan harga cabai juga terjadi di pasar lain di Kota Denpasar. Berdasar data harga pasar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diseperindag) Kota Denpasar, menjabarkan, Harga di Pasar Kreneng Rp 65 ribu  per kilogram untuk cabai rawit dan Rp 55 ribu per kilogram untuk cabai besar. Di Pasar Pula Kerti Rp 70 ribu untuk cabai rawit dan Rp 55 ribu per kilogram untuk cabai besar serta harga cabai rawit di Pasar Agung Rp 70 ribu per kilogram dan Rp 60  ribu per kilogram untuk cabai besar.  

Perjalanan Harga Cabai 

1. Akhir bulan Mei 2019 harga cabai mencapai Rp 20 ribu per kilogram

2. Ketika momen Lebaran, harga cabai naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram, harga ini bertahan hingga minggu kedua bulan Juni 2019

3. Memasuki minggu ketiga bulan Juni, Harga cabai mulai naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu dan Rp 40 ribu pada akhir Minggu ketiga bulan Juni

4. Akhir bulan Juni harga cabai secara bertahap naik terus hingga memasuki minggu kedua Bulan Juli 2019 harganya mencapai Rp 80 ribu per kilogram untuk tingkat eceran. 

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia