Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Lagi, Pelaku Skimming Asal Bulgaria Ditangkap Tim Resmob Polda Bali

11 Juli 2019, 08: 35: 15 WIB | editor : I Putu Suyatra

Lagi, Pelaku Skimming Asal Bulgaria Ditangkap Tim Resmob Polda Bali

SKIMMING: Lagi-lagi warga Bulgaria ditangkap karena melakukan skimming di ATM Bank Mandiri Jalan Kunti Seminyak Kuta. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Seorang pelaku skimming asal Bulgaria bernama Krasimir Stoykov alias Stoykov diamankan Tim Resmob Dit Reskrimum Polda Bali, Selasa (9/7) pukul 06.00. Pelaku diketahui beraksi di ATM Bank Mandiri Jalan Kunti Seminyak Kuta.

Menurut keterangan Dir Reskrimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan, pelaku ditangkap usai pihaknya menerima  laporan dari Bank Mandiri, bahwa di mesin ATM bank terpasang alat skimming berupa router lengkap dengan flasdisk dan alat hidden camera.

“Anggota melakukan pemantauan di lokasi dan pelaku datang pukul 05.47 dengan mengendarai sepeda motor DK 3845 OM,” terang Andi Fairan, Rabu (10/7).

Pelaku kemudian masuk ke dalam ATM Bank Mandiri dan terekam kamera CCTV pengintai tengah membuka hidden camera yang terpasang di pin cover ATM. Pelaku dibiarkan beraksi terlebih dahulu, hingga akhirnya selesai dan keluar dari ATM. Tim Resmob saat itu langsung mengamankan pelaku.

“Pelaku memasang alat skimming berupa router dilengkapi dengan flasdisk dan hidden camera untuk mengambil data,” ucapnya.

Beberapa barang bukti yang diamankan di antaranya sebuah router lengkap dengan flashdisk, hidden camera, 26 kartu putih, sebuah capi untuk mengcongkel alat, paspor milik pelaku, dompet warna hitam, uang tunai Rp 2,9 juta, kartu international discount card, kartu black sea casino, kartu telkomsel, sebuah memori card, plester, gunting, alat pengecekan baterai, pakaian yang digunakan pelaku serta handphone. “Pelaku sudah kami amankan dan sedang kami lakukan pengembangan. Ia mengaku melakukan sendiri, tetapi keterangannya masih kami kembangkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Bali Irjenpol Petrus Reinhard Golose menyampaikan bahwa kasus skimming terjadi di seluruh dunia, bukan hanya di Bali. Kasus ini terjadi karena Organized Crime asal Eropa Timur  banyak datang ke Bali. Namun menurutnya, kalaupun hal itu terjadi, pihak Polda Bali dan jajarannya bisa mengungkap.

“Kasus skimming happened in the world, not only in Bali. Jadi ini memang menimpa dunia. Dengan adanya Auto Teller Machine (ATM) yang di dalamnya ada cash atau money itu, mengundang orang untuk mengambil cash yang ada di situ. Ini bukan hanya terjadi di Bali, tetapi yang banyak mengungkap kasus ini adalah di Bali. Dari jajaran saya dari Direktorat Reserse,” paparnya.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia