Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Saat Pakaian Adat, Banyak Pegawai Pakai Sendal Jepit dan Kaus Oblong

11 Juli 2019, 15: 40: 05 WIB | editor : I Putu Suyatra

Saat Pakaian Adat, Banyak Pegawai Pakai Sendal Jepit dan Kaus Oblong

Ilustrasi (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Penggunaan Bahasa Bali dan busana adat Bali telah dilakukan oleh pegawai Pemerintah Kabupaten Gianyar. Bahkan sesuai Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018  ditindaklanjuti sejak Januari 2019 dengan surat edaran nomor 060/2408/ortal/2019. Namun kerap ditemui pegawai yang masih mengenakan pakaian adat tidak sesuai aturan.

Pengguaan pakain adat Bali yang tidak sesuai itu paling mencolok dilakukan oleh pegawai pria. Seperti pemakaian baju kaos putih yang tidak berkerah hingga sandal jepit. Padahal dalam surat edaran yang ditandangani Sekda Gianyar Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya MM  tegas menyatakan baju atau kuece harus kemeja lengan pendek atau panjang. Sedangkan alas kaki dilarang menggunakan sandal jepit.

Saat dikonfirmasi, Sekda Gianyar Wisnu Wijaya mengaku dalam menindaklanjuti penggunaan pakai adat Bali sesuai Pergub. Pihaknya juga sudah membuat surat edaran ke seluruh intansi pemerintah di Kabupaten Gianyar. “Kita tidak buat perbup lagi, namun membuat surat edaran,” terangnya.

Ia mengingatkan surat edaran itu wajib untuk dipatuhi, sedangkan terkait masih adanya ketidaksesuaian dengan surat edaran tersebut akan dilakukan tindak disiplin. Yakni dengan memerintahkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah untuk mendisiplinkan anak buahnya kembali. “Kita pulangkan kembali kepada kepala OPD supaya  bisa mendisiplikan. Takutnyakan surat itu hanya diterima saja di OPD tanpa pernah disosialisasikan,” tegasnya.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia