Rabu, 20 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Besuk Suami, Nur Mila Copet Wanita Hamil di PN Denpasar

11 Juli 2019, 19: 00: 46 WIB | editor : I Putu Suyatra

Besuk Suami, Nur Mila Copet Wanita Hamil di PN Denpasar

DIAMANKAN: Nur Miladia, pelaku copet di PN Denpasar saat berada di Polsek Denpasar Barat, Kamis (11/7). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Nur Miladia, 34, wanita asal Malang Jawa Timur ini harus berurusan dengan pihak kepolisian usai kepergok mencopet salah satu pengunjung Pengadilan Negeri Denpasar pada Kamis sore (11/7). Kejadian tersebut terjadi di bale bengong depan ruang tahanan PN Denpasar.

Dari informasi yang dihimpun, Nur saat itu tengah membesuk suaminya yang terjerat kasus narkoba. Pelaku sengaja duduk di sebelah korban Ni Luh Sutiasih di bale bengong depan ruang tahanan. Dan posisi tas yang berisi dompet milik korban diletakkan persis di belakang. Nah, saat korban lengah, perempuan asal Malang Jawa Timur itu cepat-cepat mengambil dompet tersebut. Saat diamankan pelaku malah tidak mengakui perbuatannya meskipun sudah ditunjuki rekaman CCTV. Pelaku malah mengaku bahwa dompet tersebut sudah diberikan kepada temannya.

“Di rekaman CCTV pelaku yang mengambil dompet korban,” terang petugas keamanan PN Denpasar sambil menunjukkan CCTV.

Karena tidak mengakui perbuatannya, pelaku kemudian dipertemukan dengan suaminya yang terlibat narkoba di tahanan PN. Sang suami minta istrinya mengakui perbuatannya. Meski mengakui, Nur tetap ngotot dompet tersebut sudah dibawa oleh temannya. Selain itu, Nur juga mengaku jika temannya tidak tahu menahu tentang dompet hasil pencurian tersebut. Selanjutnya, pelaku digiring ke Polsek Denpasar Barat untuk dimintai keterangan.

“Saya sudah mengaku kalau saya yang ngambil dompet itu. Tapi sekarang dompetnya dibawa teman saya,” ujarnya.

Sementara itu, korban menyampaikan bahwa dirinya tidak akan melaporkan pencurian tersebut asalkan pelaku bersedia mengembalikan dompetnya yang dicuri. Dompet tersebut berisi uang Rp 1,2 juta dan surat-suat seperti KTP dan lainnya. “Saya baru ambil gaji. Uang itu rencananya untuk bayar kos dan mau kasih suami saya yang sedang ditahan,” ujar Sutiasih yang tinggal di kawasan Jalan Soputan, Denpasar Barat.

Diakuinya, uang tersebut sangatlah berarti baginya. Apalagi, dia harus menghidupi empat anaknya dan calon bayi yang ada di kandungannya. “Anak saya empat dan sekarang saya sedang hamil. Suami saya ada di dalam penjara. Saya cuma minta uang saya dikembalikan,” ujarnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aji Yoga Sekar membenarkan pelaku sudah diamankan dan masih dimintai keterangan. “Sudah diamankan. Keterangannya masih kami dalami keterangannya,” jawabnya.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia