Rabu, 24 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Harga Cabai di Tabanan Tembus Rp 90.000 Perkilogram

11 Juli 2019, 19: 58: 21 WIB | editor : I Putu Suyatra

Harga Cabai di Tabanan Tembus Rp 90.000 Perkilogram

MAHAL: Harga cabai yang mahal namun tetap diburu pembeli, Kamis (11/7). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Meskipun hari raya Galungan dan Kuningan masih dua minggu lagi, namun harga cabai Bali di Pasar Tabanan sudah mencapai Rp 90.000 perkilogramnya. Kenaikan harga cabai bahkan sudah terjadi sejak seminggu yang lalu. Sebelumnya harga cabai masih di angka Rp 40.000 perkilogramnya. 

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Tabanan, Ibu Jero, 35, mengatakan bahwa kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak satu minggu yang lalu. Dimana ia menjual cabai Bali super dengan harga Rp 90.000 perkilogram. "Naiknya sudah sejak seminggu yang lalu," ungkapnya.

Sebelum naik menjadi Rp 90.000, harga satu kilogram cabai ia jual seharga Rp 40.000 perkilogram. Bahkan diakui harga cabai naik setiap hari. Mulai dari Rp 3.000, Rp 5.000 hingga Rp 10.000. "Naiknya perlahan setiap hari karena saya setiap hari beli cabai ke Pasar Kumbasari Denpasar," jelasnya. 

Ditambahkannya, meskipun mengalami lonjakan harga, saat ini cabai masih tetao diburu konsumen atau sama seperti saat harga dalam kondisi normal. "Konsumen masih tetap beli cabai walaupun harganya mahal. Buktinya dari 8 kilogram stok cabai yang saya jual setiap hari selalu ludes," paparnya.

Hal serupa disampaikan oleh pedagang lain di Pasar Tabanan, Bu Santi. Ia menyebutkan kini menjual cabai Bali sedang Rp 70.000 perkilogramnya. Sebelumnya dia menjual seharga Rp 20.000 perkilogram.

Dia mengatakan kenaikan harga cabai terjadi karena stok yang menipis. Sebab pasokan cabai dari luar berkurang. "Disamping itu hari raya juga sudah dekat," ujarnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia