Rabu, 21 Aug 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ditinggal ke Singaraja, Ruko di Wanagiri Ludes Terbakar

15 Juli 2019, 20: 48: 17 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ditinggal ke Singaraja, Ruko di Wanagiri Ludes Terbakar

TERBAKAR: Ruko bernama Sari Yasa milik Jro Mangku Nengah di Banjar Dinas Yeh Ketipat, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada terbakar pada Senin (15/7) sekira pukul 13.00 Wita. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SUKASADA - Sebuah rumah toko (ruko) yang berlokasi di Banjar Dinas Yeh Ketipat, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada terbakar pada Senin (15/7) sekira pukul 13.00 Wita. Kendati tak menimbulkan korban jiwa, namun akibat peristiwa itu, pemilik ruko yang kebetulan tak ada di lokasi mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan ruko bernama Sari Yasa milik Jro Mangku Nengah dalam kondisi kosong. Pasalnya, sebelum peristiwa nahas terjadi, Jro Mangku Nengah sedang ke Singaraja untuk menghadiri hajatan sunatan sang cucu sejak pukul 08.00 Wita.

Sedangkan cucunya bernama Nugi yang sebelumnya berada di ruko ikut menyusul korban ke Singaraja sekitar pukul 12.30. Tujuannya pun sama, yakni untuk menghadiri acara sunatan keluarganya.

Nahas, sekitar pukul 13.00 Wita, korban jurstru menerima telpon dari tetangganya. Katanya jika toko yang menjual palen-palen itu terbakar. Warga setempat pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu mobil pemadam kebakaran yang baru tiba di lokasi sekira pukul 14.00 Wita.

Akibatnya ruko dua lantai berukuran 15 mx 20 m dan berdinding batako itu ludes dilahap si jago merah. Atas peristiwa itu, korban mengalami kerugian material hingga Rp 400 juta. Pasalnya, banyak barang dagangan ikut ludes terbakar.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Sarpras Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Pasek Sujendra mengungkapkan, proses pendinginan pun berlangsung selama 3 jam. Petugas baru berhasil memadamkan kobaran api dan pendinginan hingga pukul 17.00 Wita. Bahkan dibutuhkan hampil 8 tangki air dengan melibatkan sebanyak 3 unit kendaraan damkar.

“Proses pemadaman butuh waktu 3 jam. Karena banyak barang-barang yang terbakar, seperti palen-palen, gas elpiji, sembako,” singkat Pasek.

Sementatara itu, Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya tak menampik jika saat kejadian, kondisi ruko dalam keadaan kosong. Namun pihaknya mengklaim tengah melakukan penyelidikan atas musibah kebakaran ini.

“Penyebab kebakaran masih lidik. Korban tidak ada di TKP karena sedang ada urusan ke Singaraja. Kerugian ditaksir Rp 400 juta,” ungkap Sumarjaya.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia