Kamis, 21 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Perkosa Bocah Bertahun-tahun, Notaris Rimbawan Dibui di Semarang

17 Juli 2019, 22: 10: 36 WIB | editor : Nyoman Suarna

Perkosa Bocah Bertahun-tahun, Notaris Rimbawan Dibui di Semarang

SIDANG: I Nyoman Adi Rimbawan (memakai rompi tahanan) saat hendak menjalani sidang di PN Semarang. (RADAR SEMARANG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARANG - Diduga melakukan perlakuan bejat terhadap seorang gadis asal Semarang berinisial T, notaris asal Jembrana, I Nyoman Adi Rimbawan, 45, bin Almarhum I Made Suta Adi, diproses pidana di Pengadilan Negeri (PN) Semarang dan dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I, Kedungpane, Semarang, alias dikerangkeng.

Perkaranya sendiri masuk dalam klasifikasi perlindungan anak dan telah memasuki agenda eksepsi dari penasehat hukum terdakwa. Terdakwa yang tercatat memiliki kantor di Jalan Bypass Mahendradata No. 55 B, Denpasar tersebut telah ditahan oleh penyidik Polda Jateng sejak 4 Maret 2019 dan diperpanjang penuntut umum dan pengadilan hingga sekarang. Dari penelusuran wartawan Radar Semarang (Jawa Pos Group), Rimbawan merupakan alumnus lulusan magister kenotariatan Universitas Diponegoro Semarang dan alumnus Doktor Ilmu Hukum Unisula Semarang. Terdakwa juga tercatat bertempat tinggal di kawasan Pedalangan, Banyumanik, Kota Semarang.

Kasus ini berawal, ketika Rimbawan ada hubungan dekat dengan ibu korban yang seorang notaris top dan juga pejabat pembuat akta tanah (PPAT) di Semarang. Inisialnya JM. Hubungan mereka sekelas perselingkuhan. Namun Rimbawan malah memperkosa anak notaris JM. Namun setelah kasus ini meledak, disebut – sebut antara JM dan Rimbawan malah menikah. Sedangkan korban T melapor berkat bantuan neneknya.

Adapun majelis hakim dalam perkara itu dipimpin, Andi Astara. Sidangnya berlangsung secara tertutup. Sehingga koran ini hanya bisa melihat jalannya sidang dari kaca persidangan.

(bx/art/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia