Selasa, 20 Aug 2019
baliexpress
icon featured
Bali
Kasus Pemerkosaan Notaris

Jalani Sidang Tertutup, Rimbawan Dijerat Pasal Berlapis

17 Juli 2019, 22: 53: 08 WIB | editor : Nyoman Suarna

Jalani Sidang Tertutup, Rimbawan Dijerat Pasal Berlapis

ilustrasi (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARANG - Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jateng yang menyidangkan perkaranya, Martha Parulina Berliana, mengaku sidangnya tertutup untuk umum. Ia juga membenarkan nama terdakwa kasus itu I Nyoman Adi Rimbawan dan awalnya sidang perdana dakwaan.

“Soal jumlah saksi belum tahu, semua sesuai berkas perkara. Usai dakwaan terdakwa dan penasehat hukumnya ajukan eksepsi atau keberatan atas dakwaan jaksa),” kata Martha Parulina Berliana, sebelum sidang dakwaan.

Tak tanggung-tanggung, dalam kasus itu terdakwa ternyata bakal dijerat dengan pasal berlapis-lapis sekaligus. Dengan demikian, terdakwa bakalan lama di dalam jeruji besi penjara, apabila perkaranya dianggap terbukti oleh majelis hakim. Dalam kasus itu sendiri pernah diajukan praperadilan oleh terdakwa, namun kandas karena majelis hakim menolak gugatannya, sehingga perkara pidananya tetap berjalan.

Sejumlah pasal yang dijeratkan kepada terdakwa I Nyoman di antaranya, diatur dan diancam pidana dalam, primair Pasal 76 D jo pasal 81 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.  Subsidair Pasal 76 E jo Pasal 82 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak

Atau kedua primair Pasal 285 KUHP. Subsidair Pasal 287 Ayat (1) KUHP. Lebih Subsidair Pasal 289 KUHP dan Lebih-lebih subsidiair  Pasal 290 Ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.  Atau ketiga Pasal 45 Ayat (1) UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Atau Keempat Pasal 46 UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

(bx/art/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia