Sabtu, 07 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

3th Anniversary Pink Print Team; Ingin ke Pasar Internasional

20 Juli 2019, 17: 09: 33 WIB | editor : I Putu Suyatra

3th Anniversary Pink Print Team; Ingin ke Pasar Internasional

BERBENAH: Pink Print Team memastikan diri terus akan berbenah, untuk mampu terus meningkatkan kualitas team. Sehingga mampu terus eksis. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, KUTA - Salah satu agency dance performance top, Pink Print Team Management (PPTM), mampu eksis. Dari biasa menjadi luar biasa. Tepat pada Kamis kemarin (18/7), komunitas atau perkumpulan tersebut kembali merayakan hari anniversary yang ketiga. Jalan yang tak singkat, untuk mampu berkibar seperti sekarang.

Tomiyang selaku manager dari PPTM yang sempat ditemui Bali Express (Jawa Pos Group) beberapa waktu lalu, menceritakan jika perkumpulan talent yang lihai dengan many kind of dancing ini bisa berkembang berkat keseriusan para anggotanya untuk loyal kepada visi misi serta tugas yang di emban. “Sebagai pendirinya, saya dan kerabat saya, Cokorda Angga Andika. Jadi kami berdua sama-sama punya komitmen untuk coba memberi sebuah wadah bagi anak-anak muda yang memiliki bakat di seni tari,” tuturnya.

Awalnya dalam skala kecil. Beberapa teman atau kerabat pun ternyata ikut bergabung dan mendukung. “Dan semuanya berawal karena kita memang punya basik di dunia dance dan suka nari. Lama-kelamaan, kebetulan banyak murid yang juga dulu kita ajar akhirnya pada ikut. Jadi sampai saat ini pun bukan cuman kita berdua yang membesarkan nama Pink Print Team, tapi setiap anggota punya effort dalam pembuildingan struktur kita,” jelas pria yang akrab disapa Tomy ini.

 
Cara itu diakui Tomy, selain mempererat hubungan antar anggota, tentu untuk memperkuat visi misi yang sejak awal kami bangun di dunia seni tari. “Untuk misi itu adalah kedepan kita bisa membawa masa depan yang baik dalam bidang dance untuk orang-orang yang mau secara konsisten menjadikan dancer sebagai profesi pekerjaan mereka. Dan visi kita,, bisa membangun sebuah dance academy dengan kualitas yang bisa diterima di pasar international,” jelas Tomy.

Untuk tetap bertahan dan bisa mencapai tujuan itu, Cokorda Angga Andika yang juga sempat diwawancarai ini mengatakan jika pihaknya akan selalu melakukan pembenahan di setiap pertemuan. “Pastinya pembenahan akan kita lakukan tiap hari dan tiap saat. Mengingat kita hampir setiap hari itu bertemu, baik itu lewat jadwal performe ataupun latihan,” aku pria yang akrab disapa Angga ini. 
Terkait hal apa saja yang akan dan sudah dibenahi, ia melanjutkan jika segala aspek akan diperhatikan. Baik itu dari nilai kedisiplinan para anggota, share and diskusi tentang teknik, konsep, hingga style yang akan diperlihatkan dihadapan banyak orang. “Perkembangan dunia dance dan pasar industrinya sendiri saat ini memang tak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan peran dance pun kini bisa dijadikan profesi yang kian diminati. Bukan sebagai penyalur hobi, namun pekerjaan utama,” tegasnya. 


Untuk diketahui, homebase Pink Print Team Management di pulau Bali. Sepak terjang agency yang sejak tahun 2017 silam ini berdiri, kian menggurita dan kerap sukses ‘menghipnotis’ sekaligus tampil menghibur memeriahkan suasana di setiap event night party. Beranggotakan puluhan talent dancer, baik pria ataupun wanita, PPTM ini tak pernah sepi dari jadwal manggung. Bahkan tak hanya di Bali, mereka mampu ‘unjuk gigi’ dalam event berskala internasional. Terakhir, Tomiyang, Angga, beserta kawan-kawannya sukses menggelar tour dancer hingga ke pelosok kota tanah air bersama bersama salah satu brand atau produk cat ternama di Indonesia.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia