Selasa, 20 Aug 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Sitara Indian Hadirkan Rasa dan Suasana Total India

02 Agustus 2019, 14: 35: 07 WIB | editor : I Putu Suyatra

Sitara Indian Hadirkan Rasa dan Suasana Total India

INDIA: Menikmati makanan di Sitara Indian Restaurants, serasa santap di negeri asalnya, India. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Penggiat pariwisata di Bali terus berusaha  mengembangkan fasilitas yang bisa mengakomodasi kebutuhan wisatawan India. Pasalnya, kunjungan pelancong yang tersohor dengan Sungai Gangganya ini terus meningkat.

Restoran yang menyediakan menu masakan India di Bali terus berbiak. Salah satunya yang kian melebarkan sayapnya adalah Sitara Indian Restaurant  yang berlokasi di Jalan Teuku Umar Denpasar.

Menurut Owner Sitara Indian, Sonia Kaur, Sitara India di Denpasar ini merupakan cabang dari Sitara Indian Cuisine yang ada di Surabaya. "Restoran ini menjadi salah satu spot kuliner yang tidak saja bagi penyuka makanan India di Bali, tetapi juga bagi  wisatawan India yang  berlibur ke Bali," ujar Sonia Kaur kepada Bali Express ( Jawa Pos Group) kemarin.

Sitara Indian yang dioperasikan sejak tahun 2010 lalu, tidak saja menyajikan makanan dengan taste otentik India, tetapi  juga menyuguhkan suasana khas India. Mulai dari dekorasi hingga suasana di dalam restoran yang dibuat seolah-olah wisatawan yang memasuki restoran ini sedang berada di negeri Hindustan.


Ketika memasuki restoran ini, pelanggan langsung disambut oleh musik India dengan aroma dupa rempah yang menenangkan. Restoran ini juga memanjakan pelanggannya dengan dekorasi ruangan yang didominasi  warna merah marun. Di dinding terdapat lukisan dan pernak-pernik dengan dominasi warna merah yang terpajang di etalase.

Sitara Indian memiliki dua jenis menu, yakni menu vegetarian dan non-vegetarian.  Masakan vegetarian yang jadi favorit di tempat ini adalah Masala Dosa, yakni sayuran, kentang, bawang bombay dan paprika yang sudah dibumbui dengan rempah-rempah, lalu ditumis menjadi satu, kemudian  digulung dengan kulit lumpia khas India Selatan.

Makanan ini disajikan dengan Sambar, yaitu kuah yang hampir mirip dengan sayur asem. Rasa dari makanan ini sangat segar. Selain Dosa, menu vegetarian lainnya yang menjadi andalan adalah Kebab vegetarian yang diolah dengan berbagai macam pilihan, seperti paneer spring roll, paneer tika, paneer saslick, mix vegetable tandoor, tandoori aloo, dan masih banyak masakan menarik lainnya. “Di Sitara Indian Cuisine, kami memang menonjolkan ciri masakan India Selatan, sehingga rasa makanannya cukup tajam,” paparnya.

Sementara  untuk menu non- vegetarian, tersedia  beragam jenis pilihan menu berbahan dasar daging ayam dan daging kambing. Yang menjadi favorit adalah chicken tandoori, yakni menu ayam bakar khas India Selatan yang disajikan dengan nasi briyani.

Selanjutnya adalah kare ayam dan kare kambing, yang dimasak dengan bumbu kare khas India yang  disajikan dengan beberapa pilihan roti. “Untuk menu non vegetarian, kami memang memilih menu makanan berbahan daging ayam dan kambing. Tidak menyediakan daging sapi dan babi karena beberapa alasan,” ungkap ibu dua anak ini. Selain itu, ada beragam jenis kare berbahan baku sayuran, seperti ghobi mancurian, navatran korma, malay kofta, khadi curry, matter paneer, dhal fry tarka, dan masih banyak pilihan vegetarian curry lainnya yang tersedia.  “Rata-rata para ekspatriat India yang datang, karena mereka merasakan taste makanan di restoran ini sama dengan taste aslinya,” paparnya.


Untuk mendapatkan rasa makanan yang otentik dengan rasa makanan di India, Sonia mengakui ada beberapa jenis bahan baku yang memang dipasok langsung dari India melalui Sitara Surabaya. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas rasa dari makanan yang dihidangkan.
Untuk beberapa jenis bahan yang didatangkan dari India ini, berupa rempah-rempah dan beberapa jenis bumbu kare.

“Kami datangkan rempah-rempah karena banyak jenis rempah-rempah yang kami gunakan dan tidak tersedia di Bali. Meskipun ada yang tersedia di Bali, namun taste dari rempah-rempah ini tidak sama dengan standar kami,” tambahnya. Namun, bahan-bahan lain seperti daging ayam, daging kambing, dan sayuran, menggunakan bahan pangan lokal.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia