Sabtu, 07 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

STAHN Mpu Kuturan Dukung Dekopinda Bangun SDM

08 Agustus 2019, 20: 36: 21 WIB | editor : Nyoman Suarna

STAHN Mpu Kuturan Dukung Dekopinda Bangun SDM

AUDENSI : STAHN Mpu Kuturan Singaraja beraudiensi dengan Dekopinda. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA  - Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja, Bali mendukung penuh langkah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Buleleng dalam melakukan reformasi total koperasi di era industri 4.0 dengan membangun sumber daya yang terampil dan mumpuni.

"Kami siap mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) koperasi yang ada di Buleleng pada kajian ilmu komunikasi. Langkah nyata dengan bekerja sama dalam bidang Tridharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat," kata Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja, I Made Bagus Andi Purnomo, M.Pd ketika beraudensi dengan jajaran pengurus Dekopinda Buleleng, Kamis (8/8) siang.

Ia mengatakan, selama ini koperasi semakin minim peminat di masyarakat karena lemahnya "branding" dan kurangnya informasi program-program koperasi secara luas dengan metode kekinian.

Hal tersebut membutuhkan daya upaya bagaimana SDM koperasi mengemas berbagai program yang ada dengan cara menarik berbasis pada teknologi digital. Terlebih saat ini masyarakat dari kalangan bawah hingga atas sudah terbiasa dengan itu (digital). 

"Kuncinya ada pada marketing itu sendiri. Bisa tidak unit-unit koperasi mengkemas 'branding' yang menarik, kemudian mengkomunikasikannya kepada masyarakat luas melalui media sosial dan website," papar dia.

Bagus juga mengungkapkan bahwa di bidang pendidikan, pihaknya siap memfasilitasi pengurus koperasi berkuliah di STAHN dengan mengambil Program Studi Ilmu Komunikasi.

 "Kami menyiapkan beasiswa prestasi dan kurang mampu kepada pengurus koperasi yang ada di Buleleng. Ini peluang besar bagi anak muda Buleleng yang ingin membangun daerah melalui bidang koperasi," ujar dia.

Pihaknya juga siap melakukan penelitian terkait merosotnya minat masyarakat menjadi anggota koperasi dewasa ini. "Kajian dilakukan secara akademis dengan metode yang sahih. Kira-kira dimana permasalahannya dan cara mengatasinya," katanya.

Dalam bidang pengabdian, Prodi Ilmu Komunikasi dalam waktu dekat ini akan melakukan workshop bagaimana membangun koperasi di era industri 4.0, mengundang koperasi seluruh Buleleng. Sasarannya adalah koperasi dapat semakin mengikuti perkembangan zaman. Mulai menyasar teknologi informasi serta membangun branding dengan marketing komunikasi menarik berbasis media sosial dan website.

Sementara itu, Plt Ketua Dekopinda Buleleng, Nengah Darma Tanaya, B.Sc mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik dukungan penuh dari STAHN Mpu Kuturan Singaraja utamanya pada bidang komunikasi.

Selain itu, diakuinya bahwa kendala sebagian besar koperasi, selain dalam hal permodalan juga lemahnya SDM dalam pengelolaan dan informasi program koperasi kepada masyarakat.

Padahal, kata dia, Dekopinda membina hampir 300-an koperasi lebih. "Kami di Buleleng sebenarnya memiliki peluang besar membangun ekonomi masyarakat melalui koperasi, tinggal bagaimana ke depan semakin meningkatkan inovasi.

Darma Tanaya juga mengapresiasi program STAHN Mpu Kuturan sangat sesuai dengan tema peringatan hari koperasi tahun ini yakni "Reformasi Total Koperasi Menghadapi Era Industri 4.0".

 "Kami kira ini sangat sejalan dan saya optimis kami bisa eksis di tengah saingan koperasi yang cukup berat saat ini, mulai dari keuangan berbasis online (fintech), bank dengan bunga rendah dan lain sebagainya," demikian Darma.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia