Selasa, 20 Aug 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Diikuti 131 UMKM, Pameran Industri dan Kerajinan Dibuka Bupati Artha

12 Agustus 2019, 20: 14: 40 WIB | editor : Nyoman Suarna

Diikuti 131 UMKM, Pameran Industri dan Kerajinan Dibuka Bupati Artha

GUNTING PITA: Bupati Jembrana I Putu Artha menggunting pita sebagai tanda pembukaan pameran industri dan kerajinan Jembrana, Minggu (11/8) malam. (HUMAS PEMKAB JEMBRANA FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, NEGARA - Sebanyak 131 UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) serta perajin Jembrana maupun UMKM kabupaten/kota se-Bali turut serta dalam pameran kerajinan dan industri yang digelar Pemkab Jembrana.

Pameran yang bertempat di halaman parkir Puspem Kantor Bupati Jembrana itu dibuka secara resmi dengan pengguntingan pita oleh Bupati Jembrana I Putu Artha. Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, forum komunikasi pimpinan daerah Jembrana, serta pimpinan OPD. Hadir pula Kepala Perwakilan BI Propinsi Bali Trisno Nugroho, dan Dirut BPD Bali Nyoman Sudarma. Acara pembukaan juga diisi launching layanan e-retribusi pasar, ditandai penandatanganan surat perjanjian kerja sama antara Pemkab Jembrana dan BPD Bali.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Jembrana I Komang Agus Adinata mengatakan, pelaksanaan pameran kerajinan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada para perajin Jembrana, sekaligus generasi muda Jembrana mempromosikan hasil kerajinannya melalui stand-stand yang sudah disediakan.

Ditambahkan Adinata, pameran ini akan berlangsung selama sepuluh hari (11-20 Agustus 2019). Pameran serangkaian peringatan HUT Kota Negara ke-124 itu, juga diselenggarakan untuk meningkatkan hubungan perajin Jembrana dengan daerah lain, sekaligus motivasi bagi mereka dalam berinovasi produk yang dihasilkan.

“Kami siapkan 113 stand dengan rincian pada parkir atas sebanyak 80 stand diisi 31 perajin/UMKM. Sedangkan pada areal bawah diisi 33 stand yang berasal dari tujuh pedagang makanan khas Jembrana, 12 kuliner nasional, serta 14 stand pemerintah/BUMN/BUMD dan swasta lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Putu Artha berharap, pelaksanaan pameran kerajinan yang berlangsung selama 10 hari ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh UMKM serta perajin, khususnya perajin lokal Jembrana sebagai ajang promosi dan memperluas jaringan. Event ini juga diharapkan mampu mengevaluasi sejauh mana kemajuan UMKM Jembrana saat ini. “Tentunya agar mereka mampu meningkatkan kapasitas serta daya saingnya menyongsong era globalisasi saat ini,” cetus Artha.

Terkait launching e-retribusi pasar, Artha memberikan apresiasi positif. Melalui sistem ini diharapkan para pedagang mampu belajar secara langsung bagaimana mekanisme transaksi non tunai. Ia juga berharap e-retribusi pasar ini dapat mewujudkan pengelolaan pendapatan daerah yang transparan, akuntabel serta mempermudah pedagang membayar retribusi.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia