Selasa, 20 Aug 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Enam Orang Pemakai Narkoba Dibekuk, Satu Waria

12 Agustus 2019, 21: 24: 36 WIB | editor : Nyoman Suarna

Enam Orang Pemakai Narkoba Dibekuk, Satu Waria

DIAMANKAN: Enam orang pelaku narkoba diamankan Sat Narkoba Polres Buleleng, Senin (12/8) siang. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Polisi membekuk enam orang penyalahguna narkoba. Seorang di antaranya waria (wanita pria), I Ketut Suwardika alias Angel, 23, warga Pemaron, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Mereka diringkus ketika hendak pesta sabu di sebuah rumah.

Penangkapan terhadap Angel dilakukan Rabu (31/7) dini hari. Polisi juga meringkus Gusti Bagus Ngurah Laksamana alias Gus Wah, 26. Keduanya hendak mengkonsumsi sabu di rumah milik Gus Wah, di Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Buleleng. Ketika dilakukan penggeledahan, polisi berhasil menyita satu paket sabu, dengan berat 0.19 gram brutto.

Kepada awak media, pria yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai salon itu mengaku membeli barang haram tersebut dari seorang pengedar asal Kecamatan Banjar. Ia mengaku mendapatkan barang itu melalui sitem tempel, sebesar Rp 500 ribu. "Cuma pengen nyoba aja. Baru sekali- dua kali makai," ujar Angel saat ditemui di Mapolres Buleleng, Senin (12/8) siang.

Tak hanya mengamankan Angel dan Gus Wah, aparat Satuan Narkoba Polres Buleleng juga meringkus empat pengguna narkotika lainnya. Mereka adalah I Gede Panasehan alias Aldo, 33, Made Sukastra alias Dek Ting-Ting, 44, Putu Ary Swardana Yasa alias Moris, 26,  serta I Gede Adipa alias Dipa 42.

Awalnya polisi menangkap tersangka Aldo. Pria asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng itu diciduk Senin (15/7), di sebuah gang wilayah Desa Anturan, Buleleng. Kala itu Aldo baru saja usai membeli satu paket sabu, dengan berat 0.17 gram brutto.

Setelah Aldo, polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap Made Sukastra alias Dek Ting-Ting. Pria dari Desa Petandakan, Buleleng itu pun ditangkap polisi pada Selasa (6/8) saat tengah melintas di depan Pura Dalem Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng. Dari saku celana Dek Ting-Ting, petugas berhasil menemukan dua paket sabu yang dikemas dalam potongan plastik pipet, dengan berat total 0.10 gram brutto. 

Saat diinterogasi petugas, Dek Ting-Ting mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria asal Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng bernama Putu Ary Swardana Yasa alias Moris. Dimana transaksinya dilalukan di kediaman milik rekannya, bernama I Gede Adipa alias Dipa.

Dari pengembangan itu polisi langsung bergerak cepat untuk mengamankan terhadap tersangka Moris dan Dipa pada Selasa (6/8) pukul 13.30 wita. Hasilnya, polisi menemukan sebuah kantong kresek berwarna hitam, berisi satu paket sabu seberat 0.05 gram lengkap dengan alat hisap sabunya, serta uang tunai sebesar Rp 400 ribu.

Namun polisi belum dapat menyimpulkan apakah tersangka Moris dan Dipa merupakan pengedar atau hanya sebatas mengkonsumsi. "Masih didalami. Yang jelas, dari hasil tes urinnya, tersangka Moris dan Dipa positif mengkonsumsi narkoba," ungkap Wakapolres Buleleng, Kompol Loduwyk Tapilaha. 

Keenam pengguna narkoba sebut Loduwyk mendapatkan barang haram tersebut dari pengedar yang berbeda-beda. Pihaknya mengklaim sudah mengantongi identitas dari para pengedar, yang masing-masing berinisial P, K dan E. "Pengedarnya beda-beda, namun masih satu jaringan, dari Kecamatan Buleleng. Ketiga pengedar sudah masuk DPO," bebernya. 

Atas perbuatannya, keenam tersangka dijerat dengan Pasal 132 Ayat (1) yo Pasal 112 Ayat (1) dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, atau denda paling banyak Rp 800 juta.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia