Selasa, 12 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pencuri Pistol Kapolsek Negara Ditangkap, Pelakunya Pedagang Es

13 Agustus 2019, 17: 34: 13 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pencuri Pistol Kapolsek Negara Ditangkap, Pelakunya Pedagang Es

DITANGKAP: pelaku pencurian pistol berhasil diamankn di parkiran Pasar Senggol Kreneng (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Seorang pedagang es bernama Wayan Soma, 42 ditangkap di parkiran Pasar Senggol Kreneng Denpasar Timur pada Senin (12/8) pukul 20.30. Yang bersangkutan  diburu Tim Resmob Polresta Denpasar lantaran mencuri pistol milik Kapolsek Negara Kompol I Ketut Maret di areal Parkir Pura Sakenan Serangan Denpasar Selatan pada Sabtu (3/8) pukul 21.00  lalu.

Pelaku asal Klungkung ini merupakan residivis kasus pencurian di Polsek Denpasar Timur. Penangkapan tersangka berawal dari penyelidikan anggota Reskrim Polresta di seputaran TKP, mendapatkan informasi bahwa ada orang yang berencana menjual senjata airsoftgun di Pasar Kreneng.

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, petugas melakukan penelusuran di seputaran Pasar Kreneng dan mendapatkan informasi bahwa yang menjual senjata jenis airsoftgun adalah seorang pedagang es yang kakinya pincang, tidak lain adalah tersangka.

Petugas langsung bergerak mengamankan pelaku. Hasil introgasi bahwa senjata airsoftgun tersebut adalah senjata organik polri yang hilang di areal Parkiran Pura Sakenan Serangan. Menariknya, pelaku mengubur senjata dan magazen hasil curian itu di GOR Ngurah Rai dengan dibungkus plastik warna hitam putih.

"Pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian dengan cara mencongkel pintu mobil yang parkir di Pura Sakenan Pulau Serangan dan tas milik korban dibuang di selokan. Selanjutnya pelaku diamankan ke Mapolresta untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," ungkap seorang petugas.

Dikonfirmasi terpisah Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhamad Nurul Yaqin membenarkan hal tersebut. "Udah," jawabnya singkat.

Sebelumnya aksi pencurian berawal dari korban memarkir mobil selanjutnya tas selempang korban yang didalamnya berisi surat-surat penting dan senpi ditaruh di bawah jok depan kanan selanjutnya korban mengunci pintu mobil dan melakukan persembahyangan. Setelah selesai sembahyang, korban kembali ke tempat parkir setelah membuka pintu mobil kanan korban curiga pintu dalan keadaan sudah tidak terkunci dan kaca lis pintu dalam keadaan rusak.

Selanjutnya korban mengecek barang yang disimpan di bawah jok, mendapati tas selempangnya sudah tidak ada. Selanjutnya korban melaporkan ke Polsek Densel dengan nomor laporan LP-B/871/VIII/2019/Bali/Resta Denpasar, tertanggal 4 Agustus 2019.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia