Selasa, 12 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Porprov Bali Tahun 2019 Bawa Dampak Positif Bagi Kabupaten Tabanan

13 Agustus 2019, 18: 44: 53 WIB | editor : I Putu Suyatra

Porprov Bali Tahun 2019 Bawa Dampak Positif Bagi Kabupaten Tabanan

Sekum KONI Tabanan I Made Nurbawa. (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS,  TABANAN - Proprov Bali XIV tahub 2019 yang akan berlangsung di Tabanan disebut-sebut membawa dampak positif bagi eksistensi keolahragaan di Kabupaten Tabanan. Pasalnya, penunjang sarana dan prasarana keolahragaan telah di bangun dan hal itu ana tidak hanya untuk persiapan Porprov semata, akan tetapi juga keberlangsungan keolahragaan itu sendiri.

Sekretaris Umum KONI Tabanan, I Made Nurbawa mengungkapkan bahwa dengan adanya Porprov di Tabanan yang mengusung tema “Sport Tourism and Culture”, selain dari segi ketersediaan venues, juga berdampak positif dari sisi perekonomian masyarakat. Apalagi atlet, pelatih, official, serta supporter dari sembilan kabupaten/kota akan hadir menyemarakan even olahraga terbesar di Bali tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai dengan tema yang diangkat, selain dari sisi olahraga, juga diharapkan sebagai ajang promosi potensi pariwisata yang ada di wilayah ini, sebagai upaya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Tabanan  “Melalui Porprov ini, kami ingin mengembalikan marwah olahraga yang membentuk karakteristik generasi bangsa yang positif, baik perilaku ataupun jiwa sportifitasnya,” tegasnya Selasa (13/8).

Nurbawa juga mengungkapkan bahwa dana yang kelola KONI untuk Porprov sendiri hanya Rp14,550 Miliar. Yakni Rp10 Miliar dari APBD Tabanan, sedangkan Rp4,550 Miliar bersumber dari APBD Provinsi. Disamping itu KONI Tabanan juga mendapatkan Rp10 Miliar yang bersumber dari APBD untuk operasional KONI dan persiapan kotingennya. “Jadi total anggaran yang dikelola KONI Tabanan sebesar Rp.24,550 Miliar,” imbuhnya.

Untuk dana Rp14,550 Miliar itu digunakan untuk penyelenggaraan, baik pembangunan fasilitas fisik seperti wallclimbing, criket, atletik, renovasi-renovasi, dan kelengkapan sarana olahraga lainnya. Anggaran itu juga termasuk untuk penyediaan pakaian, medali, panitia, konsumsi dan akomodasi wasit juri nasional. “Anggaran itu juga termasuk untuk seremonial pengambilan api Proprov yang dikirab ke seluruh Bali, gala dinner, pembukaan, hingga penutupan,” paparnya.

Dan untuk mengatisipasi dan meminimalisir pengeluaran, pihaknya melibatkan sebanyak mungkin panitia lokal asal Tabanan. Sehingga dari segi volume dan juga honor dapat ditekan seefisien mungkin. “Kalau panitianya banyak dari Tabanan, tentunya mereka tidak perlu banyak akomodasi penginapan, bisa tidur di rumah. Langkah ini akan berdampak pada pemberdayaan dan pendidikan managemen olahraga,” tandas Nurbawa.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia