Sabtu, 07 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Gaji Dewan Bangli Rp 30 Juta, Yang Purna Bakti Dapat Enam Kali Gaji

13 Agustus 2019, 18: 52: 50 WIB | editor : Nyoman Suarna

Gaji Dewan Bangli Rp 30 Juta, Yang Purna Bakti Dapat Enam Kali Gaji

Sekwan DPRD Bangli AA Panji Awatarayana (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangli periode 2019-2024 sudah dilantik, Senin (12/8). Para wakil rakyat ini akan mencicipi gaji bulanan sebesar Rp 30 juta lebih. Namun angka yang didapat tiap dewan bervariatif, tergantung jabatannya.

Besaran tersebut sudah termasuk tunjangan-tunjangan. Akan tetapi, tunjangan baru bisa didapat seluruhnya setelah alat kelengkapan dewan (AKD) seperti komisi, badan musyawarah, badan anggaran, dan lain-lain dibentuk. Namun saat ini ketua dan wakil ketua dewan belum ditetapkan. Untuk sementara, anggota dewan hanya menerima gaji pokok yang baru cair bulan depan (September 2019).

Sekretaris Dewan AA Panji Awatarayana menjelaskan, uang representatif anggota dewan sebesar Rp 1.575.000 per bulan. Angka ini belum termasuk tunjangan-tunjangan lain. Misalnya tunjangan perumahan, transport, tunjangan istri dan anak, serta uang beras, paket, dan lainnya.

Panji menambahkan, saat ini DPRD Bangli baru dipimpin ketua dan wakil ketua sementara. Untuk gaji pokok ketua dan wakil ketua dewan tentu berbeda dengan anggota. Ketua dewan mendapat uang representatif Rp 2.100.000. Sedangkan wakil ketua Rp 1.680.000. "Tapi ketua dan wakil belum terpilih, belum definitif. Jadi besaran itu belum bisa didapat," jelas birokrat yang akrab disapa Gung Panji ini.

Tunjangan yang didapat juga berbeda-beda. Seperti ketua dewan, tidak mendapat tunjangan perumahan karena sudah menempati rumah jabatan. Ketua dewan juga tidak mendapat uang transport karena memakai kendaraan dinas. Tunjangan perumahan hanya diperoleh wakil ketua dan anggota. Namun dewan yang menjabat wakil ketua juga tidak mendapat tunjangan transport. 

Tunjangan perumahan bagi wakil ketua dewan sebesar Rp 21.250.000, dan bagi anggota Rp 18.700.000. Sedangkan tunjangan transport bagi anggota sebesar Rp 9.350.000. "Untuk tunjangan keluarga, tergantung berapa anak dalam satu keluarga termasuk untuk istri dewan. Besarannya 4 persen dari gaji pokok untuk satu anak, dan 10 persen dari gaji pokok dewan untuk tunjangan istri. Total sekitar Rp 30 juta lebih," jelas Gung Panji. 

Sementara itu, anggota DPRD Bangli periode 2014-2019 sebentar lagi akan mendapat uang purna bakti. Pencairan uang tersebut baru bisa dilakukan setelah lampiran Surat Keputusan (SK) berakhirnya masa bakti secara sah diserahkan ke sekretariat DPRD. 

Para wakil rakyat periode sebelumnya telah memasuki masa purna bakti. Mereka akan mendapat uang enam kali dari gaji pokok karena telah mengabdi lima tahun penuh. Jumlah ini tentu tidak didapat oleh dewan pengganti antar waktu (PAW) yang menjabat kurang dari setahun. Maka uang purna bakti hanya dibayar satu kali gaji pokok, yakni Rp 1,5 juta.

Biasanya dewan yang menjabat ketua memperoleh Rp 2,1 juta. Jika dikalikan enam, maka total yang diperoleh Rp 12,6 juta. Begitu juga wakil ketua Rp 1,6 kali enam dan anggota Rp 1,5 kali enam.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia