Selasa, 20 Aug 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Terdakwa Kasus Penyiraman Air Panas Disidang

13 Agustus 2019, 22: 31: 49 WIB | editor : Nyoman Suarna

Terdakwa Kasus Penyiraman Air Panas Disidang

SIDANG : Sidang perdana terdakwa penyiraman air keras kepada pembantu, Desak Made Wiratningsih dan Kadek Erick Diantara di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, Selasa (13/8). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Kasus penyiraman air panas yang dilakukan majikan terhadap pembantu memasuki sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, Selasa (13/8). Sidang diawali pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Putu Dharma Putra. Dengan dua terdakwa, Desak Made Wiratningsih dan Kadek Erick Diantara Putra.

Terdakwa memberikan tanggapan selesai dibacakan dakwaan. Sidang dipimpin hakim ketua, Ida Ayu Sri Adriyanti Astuti Widja dengan hakim anggota Wawan Edy Prastyo dan Ni Luh Putu Partiwi. 

JPU Putu Darma Putra dalam dakwaannya menguraikan, terdakwa Desak sebagai majikan dan terdakwa Erick sebagai satpam menyiramkan air panas kepada saksi korban di rumah tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di Perum Udayana, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar Jalan Byapas Dharmagiri.

Dalam kesempatan itu, JPU membacakan kronologis penyiraman air panas terhadap korban Eka Febriyanti. "Selama dia (Eka) bekerja di rumah Desak Wiratningsih, apabila membuat kesalahan dalam bekerja, Desak Wiratningsih dan Erick melakukan kekerasan terhadap korban," papar JPU.

Ia pun menyampaikan beberapa tindakan kekerasan seperti menampar dan menjambak rambut. Kekerasan lain juga dilakukan seperti membakar pakaian korban dan membuat punggung korban terluka. "Perbuatan terdakwa Erick bersama Desak Made Wiratningsih diancam pidana dalam Pasal 44 Ayat (2) UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP," tandas JPU. 

Kedua terdakwa kembali disidang Selasa (20/8), dengan agenda untuk terdakwa Desak pembacaan eksepsi, karena ia mengajukan eksepsi. Sedangkan untuk terdakwa Erick langsung pembuktian. 

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia