Kamis, 19 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Diduga Terbelit Utang, Tastra Gantung Diri, Tewas di RS

19 Agustus 2019, 18: 38: 33 WIB | editor : Nyoman Suarna

Diduga Terbelit Utang, Tastra Gantung Diri, Tewas di RS

IKHLAS: Jenazah Nyoman Tastra disemayamkan di rumah duka usai dibawa ke RSU Bangli, Senin pagi (19/8). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - I Nyoman Tastra, 49, nekat gantung diri di plafon toilet rumahnya di Banjar Pengiangan Kawan, Desa Pengiangan, Susut, Bangli, Senin (19/8). Kejadian ini pertama kali diketahui istri korban, Ni Nyoman Suniasih, 44.

Saat ditemukan, Suniasih masih melihat suaminya hidup. Korban masih bernapas meski tersengguk-sengguk. 

Dalam keadaan panik, Suniasih bergegas minta tolong ke tetangga. Mereka kemudian menurunkan tubuh korban. Nyoman Tastra yang masih dalam kondisi setengah sadar langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Bangli, sekitar pukul 08.30.

Dokter berupaya keras menolong nyawa korban. Namun usaha tersebut sia-sia. Tastra dinyatakan meninggal oleh pihak Rumah Sakit Bangli.

Berdasarkan informasi di kepolisian, istri korban awalnya hendak pergi sembahyang ke Pura Puseh desa setempat, sekitar pukul 07.30. Selepas dari pura, Suniasih curiga karena rumah dalam keadaan sepi. Suniasih juga heran melihat pintu kamar mandi tertutup. "Istri korban membuka pintu kamar mandi dan terkejut melihat suaminya dalam keadaan tergantung di plafon kamar mandi," jelas AKP Sulhadi, Kasubbag Humas Polres Bangli.

Menurut pengakuan pihak keluarga, korban bunuh diri karena depresi. Korban belakangan ini kerap mengeluh dan selalu menyinggung soal utang. Namun pihak keluarga enggan membeberkan detail persoalan yang mendera korban. "Korban juga sering mengeluh dengan adiknya masalah utang tersebut," pungkas Sulhadi.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia