Rabu, 18 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

KFC Indonesia Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Gili Trawangan

19 Agustus 2019, 20: 53: 47 WIB | editor : Nyoman Suarna

KFC Indonesia Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Gili Trawangan

MERAH PUTIH - Sebanyak 10 orang penyelam didampingi tim NGO Gili Eco Trust mengibarkan bendera merah putih di kedalaman antara 8-18 meter dalam kegiatan Divers Clean Action. (IGA KUSUMA YONI/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GILI TRAWANGAN - Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Indonesia ke- 74 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2019, PT Fast Food Tbk (KFC Indonesia)  bersama 1.000 guru dan Divers Clean Action mengibarkan bendera merah putih di bawah laut Perairan Kaliq, Kepulauan Gili, NTB.

General Manager Marketing PT Fast Food Tbk (KFC) Hendra Yuniarto, Senin (19/8) mengatakan, kegiatan ini melibatkan relawan komunitas 1.000 guru, relawan komunitas Divers Clean Action, karyawan dan konsumen KFC Indonesia.  Beberapa kegiatan dilaksanakan, di antaranya mengunjungi Smart Center Project di wilayah Lombok Timur. 

 "KFC Indonesia menggelar kegiatan pelatihan memasak bagi orangtua, serta kegiatan membersihkan wilayah pesisir Lombok Utara dan Gili Trawangan," jelasnya.

Dalam kegiatan ini, KFC juga secara resmi menyerahkan bantuan kepada SDN Gondang 01 berupa perpustakaan, musola dn taman inspirasi yang digunakan sebagai taman bermain bagi anak-anak sekolah.

Kegiatan dengan tema Smart Center Project ini, dijelaskan Hendra, sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pendidikan anak-anak pedalaman. Sementara komitmen perusahaan terhadap lingkungan ditunjukkan melalui gerakan tanpa sedotan plastik atau No Straw Movement, gerakan budaya Beberes, gerakan tanpa kantong plastik yang dimulai di wilayah Bali dan Banjarmasin sejak Juli 2019, dan program pengelolaan sampah.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 10 orang penyelam didampingi tim NGO Gili Eco Trust mengibarkan bendera merah putih di kedalaman antara 8-18 meter. Divers Clean Action melakukan kegiatan pembentangan bendera merah putih di bawah air di kedalaman 8-18 meter. Bukan hanya itu, penyelaman juga dilanjutkan dengan aksi kegiatan pemungutan sampah di laut.

Founder Divers Clean Action, Swietenia Puspa Lestari mengatakan, setelah membentangkan bendera, kegiatan dilanjutkan dengan memungut sampah di dasar laut. "Jenis sampah yang ditemukan cukup beragam, mulai dari puntung rokok, tas plastik hingga botol plastic. Sangat disayangkan, masih banyak ditemukan sampah plastik, padahal laut di Kepulauan Gili Trawangan masih sangat sehat," paparnya.

Sebelum mengibarkan bendera di dasar laut, perayaan 17 Agustus juga dilakukan di SDN Gondang 01. Perayaan dimulai dengan upacara bendera. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bermain dan belajar bersama Komunitas 1.000 Guru.

Penggagas Komunitas 1.000 Guru, Jemi Ngadiono mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu cara trauma healing pasca gempa yang melanda Lombok tahun lalu. "Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak bisa melupakan trauma bencana yang pernah menimpa kawasan Lombok Utara, khususnya yang merusak sekolah mereka. Dalam kegiatan ini, kami mengajak anak-anak membaca, bermain dan bernyanyi," ungkapnya.

(bx/gek/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia