Rabu, 18 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

“Restorasi Motor” Terjual ke Amerika hingga Rusia

22 Agustus 2019, 21: 45: 44 WIB | editor : I Putu Suyatra

“Restorasi Motor” Terjual ke Amerika hingga Rusia

KREATIF: Taufiq “Hotbotles” (kiri) dan Adi Hidayat, santri yang membeli produk miniatur motor yang dilelang usai coaching clinic (NORIS SAPUTRA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, BADUNG - Menjadi seorang pengusaha tanpa modal yang besar ternyata bukan isapan jempol belaka. Itu dibuktikan oleh seorang Mohammad Taufiq Saguanto atau yang terkenal dengan Taufiq Hotbottles, pengusaha modifikasi bahan plastik dari Malang, Jawa Timur ini. Produknya sendiri sudah melanglang buana ke berbagai negara. Termasuk Amerika Serikat dan Rusia.

Ketika coaching entrepreneur yang berlangsung di panggung utama Santripreneur Expo lintas agama Kamis (22/08), Taufiq membuktikan hal tersebut melalui demo pembuatan kerajinan miniature motor dari daur ulang bahan plastik seperti botol, sendok dan lainnya.

Setelah menyampaikan teori coaching, dia melakukan demo langsung di depan panggung. Hanya dalam waktu kurang 10 menit, pengusaha yang mengawali usahanya sebagai pemulung ini berhasil menghasilkan produk motor daur ulang. Dan benar saja motor daur ulang tersebut terlelang dengan harga Rp 500 ribu. Motor yang dia buat dari bahan plastik daur ulang dinamakan "Restorasi Motor".

Dalam materi coaching, Taufik yang juga konsultan perusahaan & UMKM ini, bercerita bahwa dia mengawali karirnya sebagai pemulung dengan melibatkan keluarganya sendiri. "Saya mengawali dari keluarga sendiri, melibatkan anak-anak saya," tegasnya.

Produk restorasi motor yang sudah dihasilkan pria asal Malang ini sudah diekspor hingga Amerika dan Rusia. Prinsip usaha yang dibangun bukan "money oriented", tetapi yang diutamakan skill. "Ketika anda sudah punya skill, maka uang akan datang sendiri," ungkapnya.

Adi Hidayat adalah peserta yang berhasil memenangkan lelang restorasi motor hasil demo tersebut. Dia berani membeli dengan harga tertinggi Rp 500 ribu. "Alasannya bukan hanya karena produknya, tetapi ilmu dan cara pemanfaatan sampah plastik yang perlu dipelajari, baik dari pengelolaan, bisnisnya," ungkap santri asal Lampung ini. Selain Adi, ada juga Fahmi, yang  berhasil memenangkan lelang restorasi motor dengan harga Rp 250 ribu. "Itu lebih ke apresiasi, dari barang minim bisa menjadi barang premium," jelas Fahmi.

Dalam acara kemarin, para peserta sangat antusias untuk mengikuti maupu tanya jawab interaktif dengan para narasumber. Di antara narasumber yang hadir adalah Angga (CEO MEC), Dr.Angga Wira, MM (Ketua BPP HIPMI) dan pada sesi dua diisi oleh Yusuf (pengusaha ternak sukses), dan Mohammad Saleh Sugianto (pengusaha, pemulung, konsultan perusahaan & UMKM).

Dalam acara ini juga terdapat Business Competition, yang melombakan produk expo seperti produk kuliner dan kerajinan. Busines Competition ini akan berlangsung hingga hari ini (23/8) dan pemenang akan diumumkan pada hari terakhir expo. (ris)

(bx/aim/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia