Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ketua LPD Pengastulan Bantah Gelapkan Dana Nasabah

25 Agustus 2019, 20: 41: 46 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ketua LPD Pengastulan Bantah Gelapkan Dana Nasabah

ilustrasi (DOK.JAWA POS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Tudingan telah menggunakan uang LPD Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt sebesar Rp 160 juta, membuat KS alias Bendi angkat bicara. Kendati telah dilaporkan ke Mapolres Buleleng atas dugaan penggelapan tersebut, Bendi membantah disebut melakukan penyalahgunaan dana nasabah.

Saat dikonfirmasi, Bendi menyebut informasi tersebut tidak benar dan berlebihan. Pasalnya, total asset LPD hanya sebesar Rp 116 juta. Atas dasar itu, ia menolak dikatakan telah menggunakan uang LPD sebanyak itu.”Tidak benar saya menggunakan uang LPD secara pribadi sebesar itu (Rp 160 juta,red),” ujarnya.

Bendi menyebut, pihaknya memang menggunakan uang LPD, tetapi bersifat pinjaman. Bahkan telah menemukan kesepakatan untuk menyelesaikannya saat rapat dengan beberapa tokoh masyarakat Desa Adat Pengastulan dan Ketua Kertha Desa.

”Saya sendiri telah menyatakan bersedia secepatnya menyelesaikan persoalan keuangan di LPD, namun tidak sebesar yang dilaporkan. Hanya di kisaran Rp 20 juta dan itu pun saya sudah siap untuk menyelesaikan,” imbuhnya.

Bendi mengaku tidak ingin membuat runyam persoalan di LPD Pengastulan dengan adanya laporan yang kurang memperhitungkan akurasi data. Terlebih, laporan itu semakin memperuncing persoalan yang sebenarnya sudah menemukan titik temu penyelesaian.

”Dalam waktu dekat ini persoalan yang mengganjal di LPD Pengastulan bisa diselesaikan. Saya bersedia mengembalikan dana yang saya pinjam. Tentu pihak lain juga akan melakukan hal yang sama agar persoalan di LPD segera clear,” tutupnya.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia