Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Gus Gaga Geser Ketut Jata, Jadi Wakil Ketua DPRD Gianyar

29 Agustus 2019, 22: 28: 15 WIB | editor : Nyoman Suarna

Gus Gaga Geser Ketut Jata, Jadi Wakil Ketua DPRD Gianyar

TERDEPAK: Anggota DPRD Kabupaten Gianyar dari Fraksi Partai Demokrat I Ketut Jata saat ditemui usai sidang paripurna, Kamis (29/8). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Pelaksanaan sidang penetapan paripurna untuk unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gianyar berlangsung Kamis (29/8). Hasilnya pun cukup mengejutkan. Pasalnya posisi Wakil Ketua DPRD Gianyar dari Partai Demokrat yang pada periode 2014-2019 dijabat I Ketut Jata, tergeser oleh pendatang baru Ida Bagus Gaga Adi Saputra. Tak pelak, politisi berkepala plontos ini hanya bisa senyum-senyum tipis saat sidang, setelah kursinya terdepak Gus Gaga untuk periode 2019-2024.

Ditemui seusai sidang paripurna tersebut, Jata yang merupakan politisi asal Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh ini masih bertanya-tanya pada dirinya sendiri, terkait alasan dirinya terpental dari kursi wakil ketua dewan. “Salah saya apa? Kurang saya apa? Jika diibaratkan, mengapa saya yang punya rumah malah disuruh tidur di gudang. Padahal kriteria menjadi wakil ketua dewan, saya masuk semua,” tanyanya.

Kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Jata mengaku menerima keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Namun dia juga merasa sangat kecewa besar dengan apa yang diputuskan DPP, padahal prestasinya selama ini sudah masuk dalam kriteria yang ada. Begitu juga keterlibatannya di partai hingga jumlah suara yang didapatkan, jauh lebih tinggi dari Gus Gaga.

“Justru saya bertanya, juklak juknis yang dibuat DPP kenapa dilanggar sendiri? Kalau dilihat dari posisi senior di partai, tentu saya masuk, perolehan suara juga saya tertinggi di partai tingkat kabupaten. Apakah ini sebagai penghargaan Gus Gaga yang setelah dipecat dari sekretaris daerah (Sekda Gianyar, red) lalu masuk Partai Demokrat? Tentunya saya tidak tahu alasannya. Karena rapat tidak pernah diajak, koordinasi apalagi,” imbuhnya.

Disinggung langkah apa yang akan ditempuhnya, Jata mengaku masih mempertimbangkannya. Namun saat ini dia hanya memilih untuk introspeksi diri, dengan kekurangan yang ada pada dirinya tersebut. “Untungnya istri selalu menyemangati, katanya dijalankan saja. Yang penting sudah berbuat terbaik,” imbuhnya.

Sedangkan Ida Bagus Adi Saputra mengaku penunjukkannya sebagai wakil ketua dewan merupakan perintah partai. Sehingga selaku kader Demokrat, dia pun wajib melaksanakan apapun itu perintah partai. Dia juga mensyukuri atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Bahkan sesuai agenda, dia akan dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Gianyar, Senin (2/9).

“Saya juga mensyukuri atas kepercayaan yang telah diberikan DPP. Begitu juga DPP Demokrat pasti punya pertimbangan tertentu, hingga saya diberikan kepercayaan itu. Bagi saya, ini sekaligus tugas untuk membesarkan Demokrat ke depan melalui jabatan yang diberikan,” imbuhnya.

Selain Jata, dalam sidang paripurna, posisi Wakil Ketua DPRD Gianyar dari Partai Golkar juga berubah, setelah I Gusti Ngurah Anom Masta menggeser posisi I Made Togog yang sebelumnya menjabat wakil ketua dewan. Hanya posisi ketua dewan yang kembali diduduki I Wayan Tagel Winarta dari PDIP.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia