Selasa, 17 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Hamparan Ilalang Bukit Belong yang Menantang

31 Agustus 2019, 10: 16: 36 WIB | editor : I Putu Suyatra

Hamparan Ilalang Bukit Belong yang Menantang

ILALANG : Hamparan ilalang di Bukit Belong menjadi daya tarik wisatawan untuk mendapatkan suasana beda. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARAPURA - Bukit Belong di Gunaksa, bagi pecinta wisata alam di Bali bukanlah objek wisata yang baru lagi. Pasalnya, bukit yang dikenal dengan hamparan padang ilalangnya ini, sudah sering menjadi salah satu spot camping.

Bukit Belong atau yang lebih dikenal dengan nama Bukit Gunaksa ini, merupakan areal perbukitan yang terletak di Desa Gunaksa, Kabupaten Klungkung. Bagi wisatawan yang sering melewati jalur Denpasar -Karangasem, tentunya sudah familiar dengan pemandangan Bukit Gunaksa ketika melewati jembatan Tukad Unda. 

Bagi wisatawan yang ingin datang dan menikmati pemandangan Bukit Belong, tidak akan kesulitan, karena sudah bisa menggunakan aplikasi peta online. Namun, untuk menuju lokasi, wisatawan harus mendakit Bukit Belong.

Wisatawan asal Denpasar, Agung Sri, mengaku sudah beberapa kali datang.
Selain memang suka dengan aktivitas wisata alam, berwisata ke Bukit Belong,  memberikan suasana wisata yang berbeda. "Menuju spot utamanya, kita harus sedikit berjuang menapaki bukit sejauh 500 meter," paparnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group) kemarin.
Berada di ketinggian ini, lanjutnya, agar bisa menyaksikan keindahan alamnya lebih maksimal. Namun, usaha mendaki tidak terlalu berat, karena akses menuju bukit dari areal parkir tidak terlalu sulit. 


Bukit Belong  didominasi oleh hamparan padang ilalang yang tingginya sebatas pinggang. Ada sejumlah pohon perindang yang bisa menjadi  tempat berteduh dan bersantai. Wisatawan pun tak bakalan bingung karena pihak pengelola sudah menyediakan jalan setapak sebagai pemandu alami. 

Bukit Belong yang menghadap ke arah Selatan, sehingga  dari ketinggian wisatawan  bisa menyaksikan petak-petak sawah, perumahan penduduk, hamparan laut biru dari kejauhan, termasuk juga pegunungan di Pulau Nusa Penida. Sebelah Timur juga terhampar perbukitan hijau yang menyejukkan.

Aktivitas wisata yang bisa dilakukan di Bukit Belong, tentunya bersantai sambil menikmati segarnya udara pegunungan hingga berkemah. Namun untuk aktivitas berkemah ini, lanjut Agung Sri, harus dilakukan secara mandiri oleh wisatawan.  Wisatawan harus membawa sendiri peralata karena di lokasi tidak ada tempat penyewaan tenda dan penjual makanan.


Selain itu, fasilitas pendukung lainnya, seperti toilet juga tidak ada, sehingga wisatawan yang ingin berkemah harus mempersiapkan diri. "Karena tidak ada fasilitas MCK, maka aktivitas berkemah sangat jarang dilakukan di bukit ini," tambahnya.


Jadi, aktivitas wisata yang biasa dilakukan adalah beraksi di lokasi dengan kamera atau piknik. Untuk urusan foto-foto, Bukit Belong ini memang sangat direkomendasikan untuk aktivitas fotografi, karena berada di ketinggian. 


Sementara untuk aktivitas piknik, wisatawan harus membawa sendiri perlengkapan, mulai dari kompor, bahan makanan dan lainnya. Seusai piknik, wisatawan juga harus membersihkan sampah dan peralatan lainnya di lokasi.


Untuk menikmati kesejukan Bukit Belong ini, wisatawn akan dikenakan biaya sebesar Rp 5 ribu per orang. Untuk retribusi ini, ada pihak pengelola yang berjaga di areal parkir untuk memungutnya.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia