Selasa, 17 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Pertandingan Judo Awali Porprov Bali, Venues Disucikan

01 September 2019, 19: 20: 12 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pertandingan Judo Awali Porprov Bali, Venues Disucikan

SEKALA NISKALA : Prosesi pembersihan dan penyucian venues Porprov Bali Jumat (31/8). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Porprov BALI ke XIV 2019 dibuka secara resmi tanggal 9 September 2019, namun sejumlah cabang olahraga (cabor) sudah mulai dipertandingkan, di antaranya cabor judo yang dipertandingkan Minggu (1/9) di BITDEC atau Politeknik Internasional Bali (PIB), Jalan Pantai Nyanyi, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Ada dua kategori judo yang dipertandingkan yakni Nage No Kata dan Ju No Kata. Pertandingan dimulai sekitar pukul 08.30 Wita sampai 17.00 Wita. Di samping itu, cabor basket juga akan mengawali Porprov pada sore hari di GOR Debes. 

Sekretaris Umum KONI Tabanan, I Made Nurbawa mengatakan, akan dilakukan pengibaran bendera kontingen Porprov di Lapangan Debes, Tabanan.

Menurutnya, sejumlah cabor dipertandingkan lebih awal karena waktu yang dibutuhkan untuk sejumlah cabor lebih lama. "Kami putuskan pertandingannya dilakukan lebih awal sebelum ucapara pembukaan," tegasnya.

Ditambahkannya, sebelum digunakan sebagai lokasi pertandingan, KONI Tabanam menggelar upacara pembersihan dan penyucian bangunan baru dan sarana prasarana olahraga yang direnovasi yang akan digunakan sebagai venues pertandingan cabang olahraga antara lain GOR Debes yang baru, Wall Panjat Tebing di Lapangan Alit Saputra dan sarana olahraga lainnya pada hari Jumat (30/8) lalu bertepatan dengan Tilem Karo Sukra Pahing Pahang.

 "Upacara dipimpin oleh Jero Mangku yang selama ini bertugas di areal Stadion Debes. Sebelumnya pihak kita juga melakukan upacara pembersihan dan penyucian secara terpisah di sejumlah sarana olahraga lain seperti di wilayah Selemadeg Barat dan Pupuan," paparnya.

Upacara ritual pembersihan dan penyucian menurut tradisi dan keyakinan agama Hindu dilakukan agar semua pihak yang berada dan menggunakan bangunan dan fasilitas lainnya merasa aman, tenteram dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. "Upacara Yadnya kali ini merupakan bentuk penghormatan kearifan lokal dan implementasi motto Pemerintah Provinsi Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” bahwa kita yakini segala sesuatunya adalah berjiwa sehingga apapun wajib kita hormati dan tidak boleh dimanfatkan secara sembarangan, perlu ijin secara sekala dan niskala," terangnya.

Dijelaskannya bahwa bangunan GOR Debes yang baru, tahap pengerjaannya belum selesai 100 persen. "Tetapi sejak awal GOR ini dibangun, dalam rangka mendukung pelaksanaan Porprov di Tabanan, perencanaan awal memang begitu, apalagi sejumlah rangkaian kegiatan dan pertandingan Porprov di Tabanan sudah dimulai pada Minggu 1 September 2019 seperti pengibaran bendera kontingen, pertandingan cabor judo, diklat wasit juri dan sebagainya," pungkasnya.

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia