Sabtu, 19 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

JAP Gerogoti 50 Persen Lahan Cengkih Buleleng

01 September 2019, 22: 54: 55 WIB | editor : Nyoman Suarna

JAP Gerogoti 50 Persen Lahan Cengkih Buleleng

DISERANG JAP: Serangan jamur akar putih masih jadi momok pohon cengkih di Buleleng. (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Serangan Jamur Akar Putih (JAP) masih menjadi momok bagi petani cengkih di Buleleng. Mirisnya, kondisi ini sudah menggerogoti hampir 50 persen lahan cengkih di Buleleng. Solusinya, Dinas Pertanian Buleleng pun akan memberikan bantuan berupa bibit sereh wangi dan empon-empon (jahe, laos, kencur, kunyit) kepada para petani cengkih.  Langkah ini dilakukan sebagai alternatif agar para petani tidak lagi memanfaatkan daun cengkih untuk disuling.

Data dari Dinas Pertanian menyebutkan serangan JAP di bulan Januari 2019 JAP sudah menggerogoti setengah lebih lahan cengkih yang ada di Buleleng yakni sebesar 53,23 persen, atau sudah menjangkiti sekitar 4.306 hektar dari total 8.091 hektar lahan cengkih.

 "Memang tak bisa dipungkiri, kondisi tanaman cengkih mengalami penurunan produksi karena salah satunya terserang JAP," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Made Sumiarta Minggu (1/9).

Menurutnya, kondisi itu terjadi akinat para petani banyak mengambil daunnya yang rontok untuk kemudian disuling menjadi minyak. Padahal, pupuk kompos, daun cengkih sejatinya dapat melindungi pohon cengkih agar tidak terserang Jamur Akar Putih (JAP).

 Agar serangan JAP tak meluas, Sumiarta pun mengaku pada 2020 mendatang, pihaknya akan memberikan bantuan berupa bibit sereh wangi dan empon-empon, agar para petani tidak lagi memanfaatkan daun cengkihnya untuk disuling. Selain bisa disuling dan menambah pendapatan para petani, sereh wangi maupun empon-empon dikatakan Sumiarta, juga mampu mengurangi perkembangan JAP.

 "Pemetaan awal kami masih mencari daerah yang kondisi tanaman cengkihnya yang paling banyak terserang JAP, salah satunya di daerah Kecamatan Banjar dan Kubutambahan. Sebelum dilaksanakan kegiatan itu, kami akan lakukan sosialisasi. Kami akan bantu pembibitannya karena bibit sereh wangi juga agak susah dicari. Kami akan berikan per kelompok tani nanti," terangnya.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia