Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Perpustakaan Digital i-Badung Mulai ‘Ditanam’ di Laptop Siswa SD

02 September 2019, 22: 17: 58 WIB | editor : Nyoman Suarna

Perpustakaan Digital i-Badung Mulai ‘Ditanam’ di Laptop Siswa SD

APLIKASI: Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung Ni Wayan Kristiani disela-sela kegiatan penanaman aplikasi perpustakaan digital ‘i-Badung’ di SDN 3 Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (2/9). (HUMAS SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menanamkan aplikasi perpustakaan digital i-Badung pada laptop siswa-siswa SD se-Kabupaten Badung. Aplikasi ini juga bisa dioperasikan melalui gawai. Targetnya tahun 2020 seluruh laptop yang diberikan Pemkab Badung kepada siswa SD sudah terinstal aplikasi i-Badung.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung Ni Wayan Kristiani di sela-sela kegiatan penanaman aplikasi perpustakaan digital ‘i-Badung’ di SDN 3 Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (2/9) menjelaskan, aplikasi perpustakaan digital ini sebagai upaya meningkatkan kembali minat baca masyarakat, khususnya siswa sekolah. “Dalam satu bulan ini target kami sepuluh SD di setiap kecamatan, begitu seterusnya, hingga tahun 2020 seluruh laptop yang diberikan kepada siswa SD sudah terinstal aplikasi i-Badung,” kata Kristiani.

Pelaksanaan program ini, lanjut Kristiani, sejalan dengan kebijakan Bupati Badung yang telah memberikan fasilitas laptop gratis kepada siswa SD maupun SMP. “Prasarana sudah ada, yaitu laptop dan wifi gratis di setiap sekolah. Kami hanya melengkapi dengan menanamkan aplikasi perpustakaan digital,”imbuhnya. Setelah mendownload aplikasi i-Badung, masyarakat juga bisa menjadi anggota perpustakaan dan meminjam buku secara digital.

Perpustakaan digital ini mempunyai 726 judul buku dengan 2.177 eksemplar. Juga sudah bekerjasama dengan BSE (Buku Sekolah Elektronik) Perpustakaan Nasional, yang menyediakan buku sekolah dari tingkat SD, SMP dan SMA. “Dengan hanya menggunakan gadget seperti laptop dan handphone sudah bisa membaca buku tanpa harus pergi ke perpustakaan. Ini juga sebagai salah satu solusi atas keterbatasan jumlah buku bacaan yang dimiliki perpustakaan Badung,” terangnya.

Sejak disosialisasikan minggu lalu, sudah ada 625 pengunjung yang membaca buku BSE tingkat SD.  Hal ini menurutnya cukup menggembirakan, dan menunjukkan aplikasi i-Badung mulai diminati.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia