Rabu, 26 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Entaskan Buta Aksara, Rinawati Raih Anugerah Pegiat Aksara Kemendikbud

09 September 2019, 19: 50: 21 WIB | editor : Nyoman Suarna

Entaskan Buta Aksara, Rinawati Raih Anugerah Pegiat Aksara Kemendikbud

PENGHARGAAN : Ni Kadek Ayu Rinawati mendapat penghargaan di Makassar, Sulawesi Selatan, belum lama ini. (ISTIMEWA)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Upaya pengentasan buta aksara yang dilakukan salah seorang guru Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Manggis, Karangasem berbuah manis. Ni Kadek Ayu Rinawati, 27, berhasil mengantongi prestasi, penerima Anugerah Pegiat Aksara dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, 28 Agustus 2019.

Tidak salah kalau wanita kelahiran 1992 ini memperoleh penghargaan. Sebab gerakannya dalam pengentasan buta aksara di kalangan menengah ke bawah boleh dikatakan berhasil.

Beragam program berkaitan dengan literasi sudah banyak ditelurkan sejak 2011. Rinawati telah bergerak ke desa-desa terpencil, dimulai di kampung halamannya di Manggis, Karangasem.

Rinawati tak pernah lelah mengajak masyarakat memerangi kebodohan dengan melek aksara. Hal menarik lainnya, dia tercatat sebagai salah satu guru yang loyal di PKBM Dharma Sedana Shanti, tempat Rina mengabdi.

Banyak piagam penghargaan yang telah diraih. Baik di tingkat provinsi maupun nasional. Hal itu dipakai bekal untuk masuk sebagai nominasi peraih anugerah Kemendikbud RI.

"Untuk mendapat penghargaan itu, saya akui sulit. Sebelum mengajukan ke kementerian, saya harus menyiapkan berkas bukti mengajar, piagam, dan dokumen selama mengabdi," ujar Rinawati kepada koran ini, Senin (9/9).

Kemudian pada 5 Agustus 2019, dilakukan visitasi oleh tim Kemendikbud melalui metode wawancara. Rina dicecar beragam pertanyaan tentang langkah pemberantasan buta aksara, strategi mengajar, dan inovasi dalam pengembangan model pembelajaran baru Pendidikan Keaksaraan. 

Barulah pada 28 Agustus 2019, ia dinyatakan sebagai pemenang kategori dan menerima Penghargaan Anugerah Aksara 2019. Penghargaan itu diraih bertepatan pada peringatan Hari Aksara Internasional di Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain sebagai penerima Anugerah Pegiat Aksara, ia juga pernah menjadi finalis Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Nasional di Bangka Belitung, Juni 2019. "Tentu penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik, terutama membantu pemerintah dalam pengentasan buta aksara," tegas Rinawati.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia