Selasa, 17 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Praktik Cangkok Kornea Mata, Dokter RSUP Sanglah Pakai Mata Babi

11 September 2019, 20: 02: 54 WIB | editor : Nyoman Suarna

Praktik Cangkok Kornea Mata, Dokter RSUP Sanglah Pakai Mata Babi

PRAKTIK : Para dokter mata RSUP Sanglah melakukan praktik cangkok kornea mata menggunakan mata babi. (NYOMAN DARMA WIBAWA/BALI EXPRESS)

Share this      

Denpasar, Bali Express – Usai seminar dan workshop selama 2 hari, Rabu (11/9), Indonesia Eye Meeting melaksanakan praktik cangkok kornea mata dibimbing dokter Allen Eghrari, M.D. dari Wilmer Eye Institute, Amerika. Praktik dilaksanakan langsung di ruang Cempaka 4 SMF Mata RSUP Sanglah. Namun media yang digunakan bukan mata manusia, melainkan mata babi.

Ketua panitia acara Dr. dr Ariesanti Tri Handayani Sp. M (K) menjelaskan, pelaksanaan penetrating keratoplasty merupakan cangkok kornea dengan teknik tembus. Teknik ini dilakukan terhadap mata babi sebagai langkah awal, sebelum dilakukan terhadap manusia.

"Saat ini sedang dilakukan penetrating keratoplasty istilahnya cangkok kornea dengan teknik tembus. Kita mempelajari bagaimana teknik  mencangkok kornea,  namun di mata babi terlebih dulu sebelum ke mata manusia. Sekarang pakai mata babi dulu agar bisa menguasai tekniknya dengan baik dan benar," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut terlihat beberapa staff dari RSUP Sanglah mencoba langsung praktik penjahitan terhadap mata babi. "Yang ada di microskop tersebut adalah staf bagian mata di RSUP Sanglah. Mereka dibekali kemampuan supaya bisa mengerjakan atau menjelaskan ketika ada pasien yang ingin mendonorkan matanya," imbuhnya.

Sementara itu, dr. I Made Agus Kusuma Jaya Sp. M (K), salah satu staf dokter RSUP Sanglah yang  mengikuti kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan itu sangat bagus karena sangat bermanfaat. “Penjelasan pakar ini sangat bagus. Ketika saya praktikan langsung dan saya sodorkan hasilnya, dia dibilang cukup bagus karena jahitan dan pemindahan korneanya sudah sesuai," ungkapnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Rabu (11/9).

(bx/wid/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia