Jumat, 20 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Adik Bupati Gianyar Ambil Formulir Cawabup Bangli

11 September 2019, 22: 20: 56 WIB | editor : Nyoman Suarna

Adik Bupati Gianyar Ambil Formulir Cawabup Bangli

AMBIL FORMULIR: I Made Subrata mengambil formulir pendaftaran calon wakil bupati (cawabup) Bangli di Sekretariat DPC PDIP Bangli, Rabu (11/9). (I MADE MARTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS - Persaingan para kandidat calon menjelang Pilkada Serentak 2020 di Bangli mulai hangat, setelah adik kandung Bupati Bangli I Made Gianyar, yaitu I Made Subrata mengambil formulir pendaftaran calon wakil bupati (cawabup) Bangli di Sekretariat DPC PDIP Bangli, Rabu (11/9).

Subrata datang didampingi belasan tokoh masyarakat (tomas), yang terdiri dari mantan perbekel dan perbekel aktif, yang sebagian besar dari Kecamatan Kintamani. Mereka diterima Ketua Tim Penjaringan I Nengah Sujiwa didampingi tim penjaringan lainnya.

Usai mengambil formulir Subrata mengungkapkan, keputusan melamar posisi calon wakil bupati karena dorongan tokoh masyarakat. Selain itu, pria asal Desa Bunutin, Kecamatan Kintamani itu juga mempertimbangkan etika. Sebab PDIP sudah menggaungkan nama Ketua DPC PDIP Bangli Sang Nyoman Sedana Arta sebagai calon bupati pada Pilkada Bangli 2020.

Sejumlah tomas yang ikut mendampingi pengambilan formulir, pada intinya berharap PDIP mempertimbangkan sosok Subrata yang notabene perbekel Bunutin dua periode. Jauh sebelum memutuskan mengikuti seleksi cawabup, sejumlah tomas sudah turun “memasarkan” sosok Subrata, dan hasilnya masyarakat menginginkan Subrata menjadi calon Bangli dua (wakil bupati). Dengan demikian, PDIP diharapkan tidak kaku harus mengeluarkan paket kader-kader. PDIP dinilai akan lebih kuat jika mengusung kader didampingi tokoh, yaitu paket Sang Nyoman Sedana Arta-I Made Subrata (Arta-Brata).  “Mohon aspirasi kami dipertimbangkan. Jangan pendaftaran ini hanya simbol,” ujar Perbekel Batukaang I Nyoman Yudana.

Hal serupa juga diungkapkan Perbekel Belantih Nengah Wardana. Meskipun satu desa dengan I Wayan Diar, politikus yang dimunculkan kader PDIP menjadi wakil bupati, Wardana lebih sepakat jika calon wakil bupati adalah Subrata. Menurutnya, Diar akan lebih bagus tetap menjadi ketua DPRD Bangli, karena baru pertama kalinya ketua dewan berasal dari Kintamani barat, khususnya Desa Belantih. “Tolong aspirasi kami dikawal. Ini aspirasi masyarakat. Bagaimana supaya Diar tetap ketua dewan, dan Subrata jadi calon wakil bupati,” tegas Wardana.

Menanggapi aspirasi tomas itu, Ketua Tim Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati DPC PDIP Bangli I Nengah Sujiwa mengatakan, kewenangan tim sebatas mengusulkan ke DPP dengan berbagai pertimbangan. Keputusan final tetap ada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu, selain Subrata, sore harinya hadir pelaku pariwisata Gede Mangun ke Sekretariat DPC PDIP Bangli. Pelaku pariwisata asal Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli ini mengambil formulir cawabup. Simpatisan PDIP itu didampingi istri dan dua rekannya. “Nanti pas menyerahkan formulir, baru mengajak teman-teman lain,” kata Mangun.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia