Selasa, 17 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ribuan Surat Suara Pilkel di Buleleng Salah Cetak

11 September 2019, 23: 02: 26 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ribuan Surat Suara Pilkel di Buleleng Salah Cetak

SORTIR: Pegawai Dinas PMD menyortir surat suara yang akan digunakan untuk Pilkel Serentak, Rabu (11/9). (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Ribuan surat suara untuk Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak yang digelar Oktober ditemukan salah cetak. Surat suara yang salah cetak tersebut rencananya digunakan untuk Pilkel Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak.

Tercatat ada 8.615 lembar surat suara ditemukan salah cetak oleh petugas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Buleleng. Kekeliruan itu ditemukan ketika dilakukan proses pemilahan kertas suara untuk masing-masing kecamatan.

Kepala Dinas (Kadis) PMD Buleleng Made Subur tak menampik temuan adanya kesalahan cetak di surat suara yang diterima dari pihak rekanan.  Subur menyebut, dari pesanan surat suara untuk Pilkel Serentak 79 desa di Buleleng, pihaknya baru menerima surat suara 18 desa dari pihak rekanan pada Rabu (11/9).

Sebelum disimpan di dalam ruangan, surat suara 18 desa yang diturunkan dari mobil pick-up itu, dipilah terlebih dahulu oleh petugas, disesuaikan masing-masing kecamatan. Ternyata, saat proses pemilahan, petugas menemukan dua kardus kertas suara salah cetak.

Kesalahan cetak surat suara yakni surat suara Pilkel Desa Pejarakan. Kesalahan cetak terjadi di lembar sampul depan di kolom Panitia Pemilihan. Dimana surat suara itu memang benar tertulis Desa Pejarakan, namun kecamatan yang tercantum Kecamatan Buleleng. “Kertas suara Pilkel Desa Pejarakan murni salah cetak, bukan rusak. Ya, semestinya ditulis Kecamatan Gerokgak, namun di kertas suara itu tertulis Kecamatan Buleleng. Ada dua dus kertas suara salah cetak. Jumlah totalnya 8.615 lembar,” ungkap Subur.

Selanjutnya, pihaknya langsung melaporkan ke rekanan CV Delina di Denpasar, selaku pemenang tender, guna dilakukan pengecekan dan penggantian atas kesalahan cetak suara tersebut.

Subur juga menyebut bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi terkait kesiapan pihak panitia pemilihan di masing-masing desa, jelang perhelatan Pilkel serentak Oktober mendatang. “Dalam waktu dekat ini, kami akan mengadakan rapat di tingkat Muspida terlebih dahulu dipimpin Bupati Buleleng. Sebelum surat suara didistribusikan kepada 79 desa yang mengikuti Pilkel Serentak,” jelasnya.

Terkait penyortiran dan pelipatan surat suara, pihaknya juga akan melibatkan beberapa panitia pemilihan desa. “Karena keterbatasan tenaga, kami akan minta beberapa panitia untuk membantu proses pelipatan dan sortir surat suara,” pungkasnya.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia