Selasa, 17 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dua Titik Api Muncul di Lereng Gunung Agung, TRC Kesulitan

11 September 2019, 23: 11: 36 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dua Titik Api Muncul di Lereng Gunung Agung, TRC Kesulitan

LERENG MEMBARA: Petugas BPBD Karangasem bersama warga masih memantau api dari Dusun Pucang, Desa Ban, Kubu, Karangasem, Rabu (11/9) malam. (ISTIMEWA)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di wilayah hutan lindung Dusun Belong, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Rabu (11/9) malam. Kebakaran ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya sekitar 20 hektare lahan hangus sejak 27 Agustus hingga 2 September 2019.

Warga setempat bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karangasem sudah turun ke sekitar lokasi untuk mengupayakan api bisa dipadamkan. Namun usaha itu harus terhenti sementara lantaran petugas tak mampu menuju titik api. Medan yang cukup terjal dan berbahaya jadi alasan utama.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem telah memastikan titik api di lahan tersebut, sudah berhasil dipadamkan. Namun api lagi-lagi melalap titik yang sama. 

Petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran. Namun BPBD Karangasem memperkirakan api bersumber dari gesekan dahan-dahan kering di sekitar lereng gunung. Angin yang belakangan ini bertiup kencang kian memancing kobaran kian membesar.

Terdapat lima titik kepulan asap terpantau petugas sejak pukul 16.00, Rabu (11/9). Bahkan kobaran api baru terlihat di dua titik pukul 20.20. Posisi api masih sama dengan kebakaran beberapa hari lalu.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, petugas sudah berusaha untuk segera melakukan penyelamatan. Namun usaha itu untuk sementara ditunda lantaran akses menuju lokasi sangat sulit dijangkau.

Petugas memutuskan melakukan pemadaman dan pembuatan sekat api, Kamis pagi (12/9). "Petugas memantau api dari Dusun Pucang, Desa Ban. Memang untuk menjangkau lokasi masih belum memungkinkan dan akan membahayakan petugas," ungkap Arimbawa.

Ia menjamin wilayah pemukiman masih aman dari api. Dia juga menegaskan, sementara ini tidak ada korban jiwa. "Oleh karena itu, tim akan turun secepatnya. Untuk luas lahan belum bisa kita perkirakan karena kami akan cek di lokasi sekaligus membuat sekat," pungkas Arimbawa. 

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia