Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Gelapkan Mobil, Komang Gede Diamankan Polisi

12 September 2019, 18: 47: 55 WIB | editor : Nyoman Suarna

Gelapkan Mobil, Komang Gede Diamankan Polisi

DIAMANKAN : Pelaku penggelapan mobil diamankan di Mapolsek Blahbatuh, Kamis (12/9). (ISTIMEWA)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - I Komang Gede Nugrahanegara harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Pasalnya, ia nekat menggelapkan mobil sewaan berupa satu unit Mobil Suzuki Splash nopol DK 1247 YH. Pria berusia 43 tahun itu menggelapkan mobil yang disewa dari korban bernama Ni Putu Yulia Diana Putri.

Dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun, seizin Kapolsek Sukawati AKP Suryadi menjelaskan, penangkapan  itu berawal dari pelaku yang datang ke tempat penyewaan mobil milik korban di kawasan Jalan Pasekan Nomor 68, Kecamatan Sukawati, Sabtu 20 Juli 2019. Saat itu pelaku menyewa satu mobil Suzuki Splash warna abu-abu.

"Pelaku mengaku menyewa mobil untuk satu bulan, dengan harga Rp 2,7 juta," jelasnya, Kamis (12/9).

Pelaku baru membayar uang muka sebesar Rp 300 ribu, sedangkan sisa pembayaran akan ditransfer. Sampai batas waktu perjanjian,  sisa pembayaran tidak dilunasi. "Setelah jatuh tempo pada 20 Agustus 2019, mobil tersebut tidak dikembalikan. Begitu juga dengan sisa sewa, tidak dibayar," pungkasnya.

Dihubungi berulang kali, tidak ada jawaban dari pelaku. "Korban sudah mencoba menghubungi pelaku dan mencarinya. Tetapi pelaku tetap tidak mengembalikan mobil korban dan tidak melunasi sisa sewanya," tandas Winangun. Akibatnya, korban mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 115 juta.

Selanjutnya korban melaporkan kasus itu ke Mapolsek Sukawati, Senin (9/9). Berdasarkan laporan LPB/34/IX/2019/Bali/Res Gianyar/Sek Sukawati,  polisi langsung memburu pelaku.  Selasa (10/9),  polisi menangkap pelaku di rumahnya seputaran Denpasar.

Pelaku mengaku bahwa mobil tersebut sudah disewakan di daerah Tabanan. "Mobil itu disewakan kembali oleh pelaku di daerah Tabanan, seharga Rp 25 juta untuk beberapa bulan. Tetapi sekarang mobilnya sudah kami amankan di Mapolsek. Untuk mempertangungjawabkan perbutanya, pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP dan diancam  4 tahun penjara," imbuh Winangun.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia