Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Ari Shinta: Tak Semua Janda Negatif

13 September 2019, 18: 32: 34 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ari Shinta:  Tak Semua Janda Negatif

HARGAI : Ari Shinta mengajak masyarakat untuk menghargai wanita lewat single 'Nak Menak'. (ISTIMEWA)

Share this      

BANGLI, BALI EXPRESS - Penyanyi Ni Nengah Semari Asih atau yang akrab disapa Ari Shinta ini masih  mendapat tempat di skena musik pop Bali. Wanita kelahiran Bangli ini, kini mengungkapkan problem soal status jandanya. Ada apa dengan wanita single parent ini?


Belum lama ini, tetapnya  bulan Agustus, Ari Shinta kembali merilis single terbaru yang berjudul ‘Nak Menak’. Single yang sudah  didistribusikan ke  radio seluruh Bali ini, sekaligus  bukti keseriusan Ari Shinta menekuni musik pop daerah Bali.

Di sela beragam kesibukannya  sebagai seorang MC, mengurus bisnis kecantikan, dan tampil bernyanyi di beragam event,  ASN (aparatur sipil negara) di Sekretariat DPRD Bangli ini, aktivitasnya kian bertambah  karena menjalankan peran sebagai orang tua yang bertanggung  jawab mengurusi anak.


“Kalau dibilang vakum, saya rasa tidak. Karena jadwal manggung off air saya masih berlangsung. Cuma, rentang waktu mengeluarkan single  jaraknya cukup jauh. Maklum karena berbagai kesibukan yang harus saya jalani, mulai dari mengurus anak dan menjalani kewajiban lainnya,” ungkap Ari Shinta kepada Bali Express (Jawa Pos Group) beberapa waktu lalu.

 
Selama terjun di industri musik Bali sejak tahun 2005 silam, wanita cantik kelahiran Bangli, 4 Agustus 1983 ini, memang  cukup produktif. Sejumlah single telah diluncurkan,  diproduksi Kaplug Dadi Record lewat album duet ‘Dueg Ngengkebang’, juga dibantu Januadi Record. Tidak hanya itu, ia mencoba membuat single bertajuk ‘Ngaturang Be Guling ke Pura” yang kemudian akhirnya dibuatkan album oleh 45 Pro.

 
Pada tahun 2018, Ari mengeluarkan single ‘Kamu Ya Kamu’. Dan, lagu berjudul ‘Nak Menak’ dirilis, menghibur penikmat musik Bali  tahun 2019 ini. Dunia tarik suara sudah cukup lama digeluti. Sejak  kelas 4 SD banyak mengikuti lomba hingga tingkat provinsi. Makanya sampai sekarang, lanjut Ari,  tidak pernah pergi dari dunia musik. "Musik adalah jiwa saya. Hobi dan menjadi sumber penghidupan saya,” tutur Ari.


Terkait single ‘Nak Menak’, ibu dua anak yang baru menginjak usia 26 tahun ini mengaku, jika kisah lagu tersebut mampu mewakili pribadinya sendiri sebagai seorang single parent. Ia menjelaskan, single ‘Nak Menak’ menceritakan tentang kisah perjuangan seorang single parent yang berstatus janda yang harus mengurus dan menghidupi anak-anaknya. Dikatakannya, lagu yang diciptakan Ray Peni diaransemen oleh Dek Artha itu, berusaha mengubah persepsi atau stigma negatif orang lain tentang status janda.


“Single ‘Nak Menak’ sendiri memiliki arti Meme Ngajak Panak, dan lewat lagu ini saya hanya ingin menegaskan bahwa status janda itu tidak selalu berkonotasi negatif. Saya menyadari selama ini, banyak yang memandang negatif wanita yang berstatus janda. Padahal realitanya, tidak semua janda berperilaku negatif. Pada syair lagu di jelaskan bahwa janda bukan pramuria. Janda bukan pengobral cinta. Janda bisa menghargai cinta dan janda juga bisa setia,” ungkapnya dengan sedikit tersenyum.

 Bicara soal keunikan, Ari menegaskan bahwa single tersebut menjadi awal dirinya mencoba hal yang baru, terutama untuk genre yang dipilih. Kalau sebelumnya Ari dikenal dengan genre pop, kali ini ia harus tampil dengan genre Bali dangdut atau Bali dut.

 “Yang sekarang memang kental dengan genre dangdut, cukup menantang juga buat saya. Karena saya harus keluar dari karakter. Dulu keseringan nyanyi lagu melow dan pop, dan sekarang harus mencoba hal yang baru. Tantangannya sendiri sih hanya dari segi pembawaannya ya, tentu agar pas dengan karakter,” aku Ari.


Ditambahkannya, pembuatan video klip untuk single ‘Nak Menak’ mulai ditangani. “Semoga single ini nantinya bisa diterima oleh penggemar lagu-lagu Bali dimanapun berada. Lewat lagu 'Nak Menak'  ini, saya juga ingin mengajak masyarakat agar  tidak memandang wanita yang berstatus janda sebelah mata. Mari sama-sama saling menghargai,” tutupnya.

(bx/vir/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia