Minggu, 20 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Diajak Masak Bareng, Sukini Gantung Diri

15 September 2019, 18: 30: 30 WIB | editor : Nyoman Suarna

Diajak Masak Bareng, Sukini Gantung Diri

ilustrasi (ISTIMEWA)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS - Sekujur tubuh Ni Wayan Sukini, 56, telah kaku. Tubuhnya yang mulai renta itu ditemukan bergantung di pohon kopi di belakang rumahnya di Dusun Alasngandang, Desa Pempatan, Rendang, Karangasem. Mirisnya, tubuh wanita paro baya itu justru dilihat langsung anak pertamanya, I Wayan Endrawan, 16.

Ni Wayan Sukini ditemukan tewas gantung diri menggunakan selendang merah dan ungu, Minggu (15/9) sekitar pukul 06.00. Sebelum ditemukan tewas, Sukini sempat bersama sang anak memasak bersama. Namun momen itu menjadi akhir dari pertemuan mereka berdua.

Informasi di lapangan, Sukini tiba-tiba ke luar dapur meninggalkan Endrawan sendiri. Endrawan awalnya tak menduga hal yang macam-macam. Namun remaja tersebut mulai curiga lantaran sang ibu tak kunjung balik ke dapur. Endrawan lantas mencari ibunya hingga ke kebun di belakang rumah.

Pagi yang cerah seketika berubah kelam. Endrawan syok hingga badannya terpaku melihat sang ibu sudah tak bernyawa dengan cara yang tak wajar. Sambil menangis panik, Endrawan langsung berlari mencari sang ayah, I Nengah Terus, 49, yang masih terlelap. Bersama warga, Nengah Terus dan Endrawan menurunkan jenazah Sukini dan menyemayamkan korban sembari menunggu hari baik penguburan.

Kapolsek Rendang AKP Made Sudartawan menyebutkan, korban diduga mengalami depresi. Meski begitu, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait masalah yang sebenarnya dialami keluarga korban. Sudartawan juga membenarkan jenazah murni bunuh diri karena tak ditemukan tanda kekerasan.

"Tim medis sudah memeriksa kondisi jenazah. Nihil kekerasan. Keluarga juga menolak dilakukan otopsi. Sementara jenazah sudah diserahkan ke keluarga," pungkas Sudartawan.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia