Minggu, 15 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pamit kepada Istri, Saiful Ditemukan Mengambang di Selat Bali

15 September 2019, 21: 08: 40 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pamit kepada Istri, Saiful Ditemukan Mengambang di Selat Bali

MENGAMBANG : Mayat korban ditemukan mengambang di Selat Bali, Sabtu (14/9) siang. (ISTIMEWA)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Jenasah ditemukan mengambang di peraiaran Selat Bali, Sabtu (14/9) siang. Setelah diidentifikasi menggunakan Inafis Fortable System, identitas jenasah akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Saiful Bahri, 27 asal Dusun Bunder RT 1/RW 15 Kecamatan Pakusari, Jember, Jawa Timur. Terungkap, sebelum ditemukan mengambang, korban sempat berpamitan kepada istrinya yang ditinggalkan di kos-kosannya di lokasi proyek di wilayah Ubung, Denpasar.

Berdasarkan informasi, jenasah pertamakali ditemukan warga yang sedang memancing di Pantai Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Saat itu salah seorang saksi, Ismail, 32 asal RT 02/RW 02, Dusun Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi sedang memancing di tengah laut menggunakan jukung. Sekitar pukul 11.30 Wita ia melihat ada benda mengapung sekitar 50 meter dari bibir pantai. Setelah diamati lebih dekat, ternyata benda tersebut merupakan sosok jenasah berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan posisinya telentang, bertelanjang dada menggunakan celana panjang jeans hitam.

Saksi kemudian memanggil rekannya, Sukir, 43 warga Lingkungan Penginuman, Gilimanuk yang saat itu juga tengah memancing menggunakan jukung tidak jauh dari lokasi untuk membantu mengangkat jenasah tersebut. Jenasah kemudian dievakuasi menggunakan jukung milik Sukir menuju ke Pantai Penginuman, sebelah barat Monumen Lintas Laut Gilimanuk.

Penemuan jenasah ini langsung dilaporkan ke Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dan Pos Satpolair Gilimanuk. Lantaran tidak ditemukan identitas, petugas Indetifikasi Satreksirm Polres Jembrana langsung melakukan pengecekan sidik jari. Setelah dilakukan identifikasi menggunakan Inafis Portable System, jenasah dengan ciri fisik tinggi badan 168 cm ini diketahui bernama Saiful Bahri,27 asal Dusun Bunder RT 1/RW 15 Kecamatan Pakusari, Jember, Jawa Timur.

Selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dr. Ni Luh Putu Leli Mas Ayutini dari Puskesmas II Melaya di Gilimanuk, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jenasah kemudian dititipkan di kamar jenasah RSUD Negara.

Sekitar pukul 16.30 Wita, istri korban, Diana Siska Febrianti, 27 asal Jalan Sultan Agung I/192, Jember, Jawa Timur datang menjemput jenasah korban di kamar jenasah RSU Negara. Dari penuturan istri korban, sebelum ditemukan mengambang dalam kondisi tak bernyawa, suaminya yang berkerja sebagai buruh di salah satu proyek di Jalan Pidada, Ubung, Denpasar itu sempat pamit dari kost sekitar pukul 06.00 Wita mengenakan pakaian lengkap, namun tidak diketahui jelas tujuannya. Istri korban yang mengaku sudah merantau bersama korban ke Bali enam tahun lalu ini menuturkan, korban memang sering mengeluh masalah ekonomi dan hingga kini masih tinggal menumpang di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jember.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogi Paramagita, Minggu (15/9) siang mengatakan, jenasah ayah satu anak ini di jemput langsung oleh istrinya dan sudah dibawa ke rumah duka di Jember pada Minggu dini hari. “Jenasah sudah diambil pihak keluarga sekitar pukul 01.00 Wita. Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak untuk dilakukan outopsi,” pungkasnya.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia